Kebohongan terbesar ada pada orang yang dengan maksud tertentu menyebarkan
fitnah bahwa perkosaan Mei tidak ada. Apa maksud sebenarnya? Perkosaan adalah
kasus yang paling sulit dibuka tetapi ada. Perkosaan massal adalah kasus
tersulit yang pernah saya alami dan saya merasa sangat berempati pada para
korban yang harus melalui begitu banyak proses melelahkan dan menyakitkan. Saya
tahu dan merasakan!
Masyarakat kita adalah masyarakat yang kejam pada perempuan. Di tengah chaos
Mei 1998, keangkuhan Soeharto dan militer, bahaya laten konflik berbasis agama
dan ras, perempuan berada di masa amat sulit dan menggetarkan hati. Saya ikut
merasakan ketakutan yang amat sangat para perempuan korban. Saya ikut
merasakan betapa berat beban keluarga yang perempuannya mengalami pelecehan
seksual dan perkosaan. Itu sebabnya di tengah proses investigasi dan advokasi
kasus tersebut saya menangis dan merasa sangat marah pada bangsa ini. Kalau
banyak perempuan yang menolak bersuara atas apa yang mereka alami, saya
memahami mereka, karena terlalu banyak prasyarat yang harus dipenuhi dalam
hukum indonesia serta pemerintah yang menolak adanya kasus ini. Kasus
perkosaan bukanlah kasus yang bisa disamakan dengan kasus pencurian! Ini adalah
kasus yang membutuhkan lebih dari sekedar perangkat hukum normatif. Harus ada
political-will dari pemerintah untuk meyakinkan para korban bahwa mereka
terlindungi. Karena jika tidak, sama saja dengan bunuh diri!
Jadi siapapun Anda yang tidak percaya dengan perkosaan massal, yang
sebenarnya juga merupakan salah satu strategi perang untuk penundukan lawan,
tolong siapkan dulu seluruh perangkat, kondisi dan keamanan bagi para korban
dan organisasi/institusi yang menangani kasus ini, maka kita akan tahu apa yang
sebenarnya terjadi.
Rini
laura <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Menekan Islam? Yang ada di pagar-pagar dikasi tanda tuh. Sama
dipisahin pribumi dan non-pribumi. Bahkan ada yang tega nulis "disini tempat
haji anu, bukan cina". Seakan-akan dengan tegananya bilang kalau cina dibakar
juga gak papa. Letak menekan Islamnya dimana? Ngawur aja.