Perpusnas? Itu bagus dan sebenarnya semua masyarakat harusnya bisa akses ke 
sana... Tapi sepertinya perlu ada rekonstruksi, mulai katalog sampai ruang 
bacanya... Jadi anak2 pun bisa betah berlama2 baca di sana dan yang mengunjungi 
gak hanya mahasiswa atau orang yang berkepentingan dengan data untuk karya 
tulisnya. 

Rgds,
Asri


----- Original Message ----
From: Totot <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, May 8, 2007 11:16:04 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Minat baca yang kurang!

Nah, mbak Yuli sudah membeberkan rahasia dapurnya,
bahwa semuanya tergantung dari niat dan komintmen
orang tua sebagai pengarah dan pendidik yg paling
bertanggungjawab thd anak2nya.

Saya menggaris bawahi perpustakaan, mbak. Yang
di LN dengan mudah di akses dan buku2nya bermutu.
Sebenarnya, di perpusnas, kalau bicara soal koleksi,
seharusnya perpusnas paling lengkap koleksinya, karena
tiap penerbit yg mengurus KDT kesana, pasti mengirimkan
sampel produknya utk di masukkan dalam daftar kepustakaan.
Tapi apakah perpusnas dgn mudah diakses oleh banyak orang?

Mungkin perpus kampus bisa dijadikan tempat utk membaca.
Tapi tentu hanya kalangan kampus yg bisa masuk dan baca.

Perpustakaan umum di Indonesia ada nggak sih? Sepertinya
belum pernah saya dengar... ada pencerahan?

Gimana nih depdikbud?

salam,
totot

Kirim email ke