Salam, Semuanya tidak mengheran bahkan sebenarnya Timor Timur tidak perlu "lepas" dari RI dan minimal jadi daerah otonomi seperti Aceh. Ini menyebabkan terjegahnya penderitaan yang amat sangat bagi masyarakat Timor Timor sendiri dan sebagaian masyarakat Indonesia termasuk para pejuang. Namum semua sudah menjadi bubur namun yang paling menjengkelkan adalah orang2 yang seharusnya bertanggungjawab mengenai kegagalan ini, bebas begitu saja bahkan mau tampil lagi sebagai pemimpin d RI . Wasalam, al Suparmo
--- In [email protected], Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Meski Timor Timur sudah merdeka (kini menjadi Timor Leste), budaya Indonesia tetap "menguasai"nya. Bahkan lagu dangdut menyertai kampanye presidensial Ramos-Horta, yang jelas keturunan Portugal itu. Para sopir angkot di Timor Leste selalu memutar lagu Indonesia.... Mereka akrab dengan lagu dan film sinetron Indonesia.... Menarik! > > Satrio >
