Apa yang salah dengan sumbangan. Banyak pesantren dan masjid-masjid terima
sumbangan. Tanpa sumbangan pesantren dan masjid tidak bisa bertahan hidup.
Bayangkan santri-santri di pesantren NU sekolah dengan biaya di bawah standar,
tapi mereka berhasil menyelesaikan sekolah bahkan perguruan tinggi. Semua itu
karena pesantren menerima berbagai sumbangan. Bahkan Presiden SBY setiap ke
daerah dan ke pesantren menyumbang dana yang jauh lebih besar. Apa yang salah
dengan sumbangan tuan Suhaimi? Hasyim dan Salahuddin jangan dilihat sebagai
pribadi tapi sebagai tokoh yang punya lembaga dan dibutuhkan.
salam
raja
Suhaimi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Lah...kalo yang terjadi pada Gus Sholeh dan KH.Hasyim Muzadi yang
secara sadar menerima sumbangan dari Mantan Menteri DKP itu nama ne piye paduka
raja ?
saya bukan anti NU loh...
Wassalam,
rakyat