Bung Hendra Bujang,
Saya setuju bahwa masalah pengrusakan hutan di Papua bukan semata-
mata karena adanya permintaan kayu dari  China untuk kepentingan
Olimpiade Beijing. Karena perdagangan ilegal logging memang
melibatkan banyak pihak dalam jaringan multinasional. Dari mulai
Indonesia, dan negara-negara yanng dilalaui seperti Singapura
Malaysia, dan Hongkong juga terlibat dalam memuluskan jalan
penyelundupan kayu ke China. Bagaimana kayu ilegal tersebut bisa
mendapatkan dokumen yang seolah-olah legal. Peran aparat kita sudah
pasti juga sangat besar dalam masalah ini. Namun satu hal yang
menjadi sorotan Telapak dan LSM lingkunngan lainnya adalah bahwa
penguasa komunis China sepertinya mentup mata terhadap banyaknya
kayu ilegal yang masuk ke negaranya. Karena mereka memamng sangat
membutuhkan kayu-kayu itu untuk prasarana Olimpiade. Bahkan tidak
ada lembaga berwenang yang mengawasi masalah ini, sebagaimana
direkomendasikan dalam MoU dengan RI pada 2001 lalu tentang
pencegakan penyelundupan kayu liar itu. Jadi andil penguasa China
disini juga cukup besar dalam pengrusakan hutan Papua. Masalah ini
tentu harus kita kritisi juga. Pemerintah RI dan juga penguasa China
harus bertanggungjawab.

salam


--- In [email protected], Hendra Bujang
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Memang berita ini sangat provokatif dan "lucu" sekali. Saya setuju
dengan pendapat saudara Stephanus.....Yang pasti jika tahu kayu
tersebut seludupan, pertanyaannya adalah :
>   1) SIAPA YANG MENEBANG KAYU2 TERSEBUT?
>   2) ATAS PERINTAH DAN ORDER SIAPA KAYU2 TERSEBUT DITEBANG?
>   3) SIAPA YANG BERTUGAS MENGAWASI LALU LINTAS TRANSPORTASI
KHUSUSNYA PENGANGKUTAN KAYU2 DARI HUTAN KE JALAN2 DARAT?
>   4) SIAPA YANG MEMERIKSA KELENGKAPAN SURAT JALAN DAN ISI FISIK
KAPAL-KAPAL TERSEBUT?
>   5) SIAPA YANG MELAPOR DAN MEMBERI IJIN JALAN KAYU2 TERSEBUT?
>   6) SIAPA YANG BERTUGAS MENGAWASI PEMINDAHAN KAYU-KAYU TERSEBUT
DARI DARAT KE KAPAL-KAPAL DI SUNGAI2 DAN LAUT?
>   7) SIAPA YANG MEMERIKSA KELENGKAPAN IJIN DAN FISIK ISI ANGKUTAN
KAPAL2 TERSEBUT?
>   8) SIAPA YANG MELAPOR DAN MEMBERI IJIN JALAN KAPAL2 TERSEBUT?
>   9) SIAPA YANG MELAKUKAN EKSPOR RIIL ATAU FIKTIF?
>   10) SIAPA YANG MELAKUKAN PEMERIKSAAN DI PABEAN ATAU PELABUHAN?
>
>   Nah dari sejumlah daftar pertanyaan diatas, tentunya kita bisa
BERKACA pada DIRI SENDIRI....SALAH SIAPA?
>
>   Orang-orang kita sendiri yang salah, bobrok dan korup! Apa tidak
malu :MALING TERIAK MALING dan CARI KAMBING HITAM apalagi sampai di
dengar dunia internasional? Bukankah hal tersebut justru membuka
MATA DUNIA bahwa KITA TIDAK SANGGUP MENGATASI PENCURIAN KAYU YANG
DILAKUKAN OKNUM2 ORANG SENDIRI? ............TANYAKAN KENAPA????????

Kirim email ke