Salam,
Kalau mengenai idee menghilangkan pintu sopir itu adalah dari 
menteri Pehubungan yang Dipl Ing, memang beliau sangat cerdas dan 
jangan tanggung2 hal itu juga ditrapkan di flight deck atau cockpit 
pesawat terbang. Sebab selalu terbukti bahwa  Capt. atau co-pil bisa 
keluar(malah lebih dulu dari pax) untuk menyelematkan diri.Kalau 
kapten kapal bagaimana? Apa ada kapten kapal Indonesia yang 
bermental seperti kapten kapal TITANIC?
Wsalam,
Wal Suparmo



--- In [email protected], Godlip Pasaribu 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Setuju dengan Pak Sukarnoto.  Bagi saya instruksi ini
> sangat aneh.  Menyediakan pintu drurat di sisi kanan
> tengah memang bagus, tetapi meniadakan pintu samping
> supir dengan alasan agar sopir tidak kabur sangat
> tidak masuk akal yang terkesan apabila terjadi
> kecelakaan biar sopirnya ikut mampus.  Sepengetahuan
> saya sopir sering melarikan diri bukan karena ingin
> menghindari tanggung jawab tetapi lebih banyak karena
> ingin menghindari keroyokan masa atau tindakan main
> hakim sendiri.  Seperti kata Pak Sukarnoto, tidak
> seorang sopir pun yang mau terjadi kecelakaan?  Salam.
> 
> --- Sukarnoto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> 

Kirim email ke