Inilah benarnya Bung Karno, menggiatkan pemikiran Bung Karno sebagai 
sebuah Historis Indonesia adalah langkah awal untuk membuka tindakan 
bagaimana seharusnya susunan masyarakat Indonesia bekerja....

ANTON


--- In [email protected], Haniwar Syarif 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> At 12:03 AM 11/19/2007, you wrote:
> 
> >Ah, Komunis itu tak ada hubungannya dengan anti agama, walaupun
> >Lenin yang pertama kali menjerumuskan pengabaian Karl Marx 
terhadap
> >agama menjadi sikap anti pati terhadap agama.Kemudian PKI 
mengadopsi
> >sikap benang sejarah kaum abangan yang berjarak dengan Islam 
santri.
> >Inilah akar persoalan.
> 
> 
> kalo iya bagaimana memperbaiki kecelakaan sejarah yg  berakibat 
citera 
> komunis anti agama ?
> 
> 
> >Pak Haniwar sudah baca pikiran-pikiran Bung Karno tentang Karl 
Marx
> >itu sendiri?, tentang Islam dan kehebohan pikiran Sukarno tentang
> >Islam semasa korespondensi dengan A Hassan sewaktu beliau di buang
> >di Endeh. Saya rasa pikiran Sukarno tentang Nasakom perlu digali.
> >Tidak memahami Sukarno dan menjadikan Sukarno sebagai fosil
> >pemikiran bagi saya itu sama sekali A historis.
> 
> 
> 
> saya baca surat surat Islam dari Ende itu ..dimana saya terkesan 
kuat Bung 
> Karno adalah orang Islam sejati yg ingin apinya bukan debunya 
Islam yg 
> berkembang di Indonesia.
> 
> 
> .tapi sejauh pemikiran sukarno ttg Nasakom , bukankah dalam 
pidatonya dia 
> selalu bilang :
> 
> A , agama  ya saya beragama Islam
> Nas., Nasionalis  ya saya nasionalis..
> Kom ..komunis ya.... saya sosialis.... , beliau nggak pernah 
bilang.... kom 
> ..ya aku komunis...
> 
> 
> Mungkin Mas tahu kenapa begitu ??
> 
> 
> tapi memang beliau sangat sebel ornag yg komunisto 
fobi.,ygnggaktahu apa 
> apa ttg komunis tapi langsung benci sampai kesumsumnya... 
sementara beliau 
> melihat  ke tiga unsur adalah unsur yg nyata dalam perjuangan 
bangsa 
> Indonesia menuju kemerdekaan.
> 
> >Ada lagi orang sering paham tentang Materialisme Historis yang
> >dikiranya sebuah ajaran mengeliminir Tuhan, padahal Materialisme
> >Historis adalah kajian untuk membongkar atomisme masyarakat.Tak 
ada
> >hubungannya dengan wilayah spiritual.
> >
> >Saya kira program Busway adalah bagian dari penghormatan terhadap
> >nilai-nilai sosialis yang kini mulai banyak diadopsi kaum 
kapitalis
> >bukan karena kesadaran mereka tapi karena kapitalis pun perlu
> >rasionalisasi. Gendheng masyarakat yang masih memanjakan kaum kaya
> >dengan jalan mulus dan mobil enam di rumahnya dengan jutaan orang
> >yang bergelantungan di Metro Mini. Menggadaikan jalan-jalan 
Jakarta
> >ke tangan kaum kaya lebih berdosa secara sejarah daripada
> >menggadaikan jalan-jalan Jakarta ke Busway, kalau itu disebut
> >pertaruhan tapi biarlah asal pertaruhan itu demi rakyat banyak 
bukan
> >cukong atau anteknya cukong.
> 
> 
> bisa nggak ditafsirkan.. kapitalis bergeser juga kearah lebih 
sosialis.. 
> sementara kita  . sana nggak   situ nggak  sono juga nggak ..., 
komunis 
> bukan.. kapitalis nukan.... , pokok nya yang nggak nggak atau yg 
bukan 
> bukan  itulah kita..
> 
> Saya harap pencerahan dari mereka yang banyak  mengerti soal 
sosialisme ini 
> ... yg mengerti marhaenisme.. walau di tengah cibiran para 
pendukung neo 
> lib yang mungkinbanyak juga disini..
> 
> Saya lihat  peringatan BungKarno ttg bahaya yg neo neo itu.. bukan 
> peringatan kosong. , apalgi ditengah dunia penctraan/media yg 
praktis 
> dikuasai pihak sana.
> 
> 
> Salam
> 
> Haniwar
>


Kirim email ke