Judul dan penerbitnya pak Haniwar ?
Selama di Ende bung Karno memiliki suatu Group Tonil yang kebanykannya
pemuda/i Muslim di Ende. Groupnya ini didukung oleh para pastor di Ende yang
menyediakan segala kebutuhan Tonil serta gedung pertunjukan khusus. Buku buku
bacaan juga biasa beliau dapatkan dari mereka yang selalu menjadi teman
diskusinya. Selain tema agama, tema lain adalah ajaran sosial gereja (katolik)
yang ada dalam sederetan ensiklik gereja sejak tahun 1891 ensiklik Rerum
Novarum dari Paus Leo XIII (tentang Keadaan Kaum Buruh), yang umumnya merupakan
kritik serta arahan Paus atas "sadisnya" kapitalisme. Ketika Bung Karno di Ende
tahun 1934, Paus Pius X baru (1931) mengeluarkan Ensiklik Quadragesimo Anno
yang berisikan Pembangunan Ulang Tata Sosial Dunia, dan menjadi bahan diskusi
yang hangat.
Ketika menjadi Presiden dan kembali mengunjungi Ende di tahun 1954, salah
seorang teman diskusi beliau dipeluknya dan ditanya: apa ada keinginan Pater
yang dapat saya bantu. Saya kini adalah Presiden RI. Dijawab, saya ingin
menjadi warga negara Indonesia. Langsung dijawab beliau: Saat ini juga saya
nyatakan kamu adalah warga negara Indonesia.
Rumah tinggal beliau di Ende selama beberapa puluh tahun, diambil alih oleh
keluarga pemiliknya. Almarhum ayah saya, sebagai pegawai Depdikbud waktu itu
yang mendekati keluarga tersebut agar rela menyerahkan rumah itu untuk
dijadikan museum oleh pemerintah. Saya beberapa kali bersama almarhum masuk ke
rumah tersebut sebelum dijadikan museum. Kini sudah dijadikan museum.
Salam, Irry.
Haniwar Syarif <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
boleh nimbrung kan.. kalao yg dimaksud kumpulan surat surat Islam dr
Ende,
sudah ada buku kompilasinya.
Salam
Haniwar
At 02:33 PM 11/19/2007, you wrote:
>Bung Anton, punya bahan mengenai surat menyurat Bung Karno dengan A. Hasan
>? Siapa A. Hasan sebenarnya ?
>
>Terimakasih.
>
>Salam, Irry.
---------------------------------
Get easy, one-click access to your favorites. Make Yahoo! your homepage.
[Non-text portions of this message have been removed]