Wuahahaha, buat kawan lama, Bung Seto, yang anti-orang galak tapi gualaaaknya bukan maen, Dari Yoga ke Olga itu pemeran utamanya Yoga (Olga) Syahputra yang memang sering membawakan peran "kebanci-bancian", tapi dia sendiri lebih dari sekali menampik kesan/dugaan/anggapan bahwa dia adalah waria. Berdasarkan ini, maka bisa diasumsikan bahwa Yoga berperan waria hanya sebagai panggilan pekerjaan dalam kapasitasnya sebagai entertainer. Sisi yang ditonjolkan pun lebih berat ke lulcu-lucuan alias aspek komedi, lagi-lagi dengan memanfaatkan "perbedaan" waria dengan kaum "normal" daripada keunikan atau kelebihan mereka, dan juga "kenormalan" mereka sebagai manusia ciptaan Tuhan seperti orang-orang lain pada umumnya. Coba dong carrin contohnya yang bener. Kasian dong sama diri sendiri, udah ngomel-ngomel ke orang, eh contohnya nggak terlalu pas lagi. manneke
--- On Mon, 9/8/08, thseto <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: thseto <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Re: KPI Peringatkan Tayangan "Kebanci-bancian" To: [email protected] Received: Monday, September 8, 2008, 7:42 AM kalau gak tau jangan galak2 dunk nanyanya.... pelan2 aja biar dikasih tau. coba tonton "DARI YOGA JADI OLGA". di sana diceritakan bagaimana kisah si olga yg dari kelaurga miskin hingga masuk ke jalur hiburan. wasalam
