seperti yg saya katakan bahwa apa yg dilakukan ahli geologi 
mendiagnosa lumpur lapindo adalah sama dgn dokter yg mendiagnosa 
pasien. hasil diagnosa dapat disebut sebagai pendapat profesioanal. 
kalau kita ingin mendapatkan hasil diagnosa dari dokter lain dikenal 
dgn nama second opinion.  jadi pendapat atau opini bisa di voting.

terlalu berlebihan apabila proses dokter yg mendiagnosa pasien 
disebut sebagi sedang melakukan riset atau lagi membuat hipotesa 
atau hasil diagnosa sebagai kebenaran ilmiah yg tidak boleh di 
voting. 
untuk membuktikan diagnosa dokter melakukan terapi, bukan sedang 
melakukan pembuktian hipotesa atau eksperimen.
jadi apa yg dilakukan ahli geologi adalah mendiagnosa dan belum atau 
tidak melakukan terapi. 

untuk agus guntotro anda jangan berlindung dibalik istilah ilmiah 
atau hipotesa. pendapat anda sebagai profesional adalah tanggung 
jawab pribadi anda sendiri yg  harus anda pertanggung jawabkan 
kepada publik. kalau pendapat anda salah atau memang anda 
kepentingan lain berarti anda membunuh karakter profesional anda 
sendiri dan bukan publik yg membunuhnya. 

sohib 

---------------------------------------
> Namun begitu, benar dan salahnya sebuah hipotesa harus dilakukan 
dengan cara-cara ilmiah melalui prosedur yang lazim. Hipotesa yang 
benar adalah ketika hipotesa tersebut dapat membuktikan adanya 
hubungan kausalitas antara dua variabel atau lebih yang ditengarai 
saling berkaitan. Bagaimana pembuktian dilakukan adalah melalui 
serangkaian tes dan eksperimen dan mendapatkan hasil
> yang sama secara berulang. Atau mungkin ada mekanisme lain yang 
bisa dilakukan.
> Namun, yang jelas tidak melalui voting. 

> Istilah voting tidak dikenal dalam dunia ilmiah. Karena itu, 
kebenaran ilmiah
> tidak dapat divoting dan juga tidak dapat dilakukan melalui 
musyawarah untuk
> mufakat, tetapi sekali lagi hanya melalui logika ilmiah. 

> Untuk menanggapi isu pembenaran hipotesa melalui voting, khususnya 
dalam masalah Lusi, itu merupakan sebuah distorsi kebenaran ilmiah 
yang tidak berdasar dan tidak berlogika. Pembuktian harus dilakukan 
melalui cara-cara ilmiah yang elegan dan normatif. Jangan ada unsur 
politis dan pemaksaan kalahâ€"menang dalam hipotesa yang tidak 
mengikuti norma ilmiah karena itu akan merusak iklim akademis yang 
mulia. 
> 
> Semoga semburan lumpur Sidoarjo itu segera selesai dan 
orangâ€"orang Sidoarjo
> dapat kembali hidup normal dan layak. 
> Oleh Dr Ir Agus Guntoro Msi, Dosen Jurusan Teknik Geologi, 
Universitas Trisakti


Kirim email ke