oya, kan yang dikeluhkan adalah soal anak2 yang dikorbankan hanya karena untuk 
solusi menghilangkan kemacetan, yang menurut para orang tua sangat berpengaruh 
terhadap kehidupan si anak walaupun hanya maju setengah jam saja. sehingga 
banyak orang tua yang merasa keberatan dan tidak setuju, walaupun ini masih 
sebatas wacana, belum diterapkan. Karena para orang tua sayang pada anaknya...

berarti kan masalahnya pada anak kan... nah kalau tetap berfikiran bahwa 
mengorbankan anak demi menghilangkan kemacetan itu tidak masalah sama sekali, 
berarti memang belum punya anak sehingga belum tahu bagaimana rasanya punya 
anak, atau memang tidak menyukai anak...
atau seperti pak suleman, ya tidak merasakan hidup di Jakarta...

nah berarti yang dipermassalahkan adalah kenapa solusi yang diambil selalu 
mengorbankan pihak lain?
saya setuju memang yang harus di perbaiki adalah mental, tapi dengan menyetujui 
solusi seperti itu berarti kita menyutujui mental mencari solusi cepat tanpa 
berpikir ataupun peduli terhadap hal/pihak lain yang dirugikan..

Apakah anda yakin apabila diujicobakan hanya dalam waktu singkat?lalu bagaimana 
dengan dampak di anak2 atas "percobaan di waktu yang singkat" itu? apakah anak 
- anak patut dijadikan percobaan?



 Arief Baskoro





________________________________
From: Eric Soesilo <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, November 25, 2008 11:42:21 AM
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau PNS masuk jam 06.30 wib


Begini ya pak.. Ini bukan soal punya anak apa tidak :)

saya tahu kok pengaturan jadwal ini bukan satu2nya solusi yang cespleng untuk 
mengatasi kemacetan. Kemacetan itu obatnya di transportasi publik, untuk 
membangun sistem transportasi publik yang baik, tidak hanya butuh dana yang 
cukup tapi juga butuh perbaikan mentalitas masyarakat, gimana mau bangun yang 
bagus, kalau yang ada aja dirusak.

Nah pengaturan itu adalah solusi jangka pendek saja selama perbaikan 
transportasi umum juga diusahakan.

Kalau belum dicoba, mana ketahuan rasa dan hasilnya kan. Saya sih support saja 
kalau peraturan ini dicoba, ndak cocok ya dievaluasi lagi. Sambil membenahi 
transportasi publik.

O iya pak arief, waktu saya habis untuk kerja, istirahat dan macet di jalan. 
Jadi jelas saya ndak pernah liat TV kok :))


Best Regards,

Eric Soesilo
ericsoesilo@ yahoo.com

funBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kirim email ke