Pak, dari jaman dulu banyak kok aturan yang awalnya diberlakukan, ada yang 
masih ada hingga sekarang, ada juga yang gugur di tengah jalan. Kayanya anak 
masuk lebih pagi atau orang kerja masuk lebih siang dll bukan sebuah kebijakan 
yang beresiko sedramatis itu deh :)

gini aja, karena yang sudah bekerja, menurut beberapa teman2 di sini lebih 
layak berkorban, gimana kalau dibalik aja :) orang kerja masuk jam 6.30 dan 
yang sekolah jam 8 ke atas. Ntar complain lagi kalau ndak bisa anterin anaknya 
:))

Setiap kebijakan pasti ada pro kontranya kan :)

Best Regards,

Eric Soesilo
[EMAIL PROTECTED]

funBerry� powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Arief Baskoro <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Mon, 24 Nov 2008 21:44:08
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau PNS masuk jam 06.30 wib


oya, kan yang dikeluhkan adalah soal anak2 yang dikorbankan hanya karena untuk 
solusi menghilangkan kemacetan, yang menurut para orang tua sangat berpengaruh 
terhadap kehidupan si anak walaupun hanya maju setengah jam saja. sehingga 
banyak orang tua yang merasa keberatan dan tidak setuju, walaupun ini masih 
sebatas wacana, belum diterapkan. Karena para orang tua sayang pada anaknya...

berarti kan masalahnya pada anak kan... nah kalau tetap berfikiran bahwa 
mengorbankan anak demi menghilangkan kemacetan itu tidak masalah sama sekali, 
berarti memang belum punya anak sehingga belum tahu bagaimana rasanya punya 
anak, atau memang tidak menyukai anak...
atau seperti pak suleman, ya tidak merasakan hidup di Jakarta...

nah berarti yang dipermassalahkan adalah kenapa solusi yang diambil selalu 
mengorbankan pihak lain?
saya setuju memang yang harus di perbaiki adalah mental, tapi dengan menyetujui 
solusi seperti itu berarti kita menyutujui mental mencari solusi cepat tanpa 
berpikir ataupun peduli terhadap hal/pihak lain yang dirugikan..

Apakah anda yakin apabila diujicobakan hanya dalam waktu singkat?lalu bagaimana 
dengan dampak di anak2 atas "percobaan di waktu yang singkat" itu? apakah anak 
- anak patut dijadikan percobaan?



 Arief Baskoro



Kirim email ke