Bung Harya,
 
Bagian mana dari gugatan saya yang tidak atau kurang "bertanggung jawab?" Apa 
kalo saya bilang bahwa memajukan jam sekolah bukan solusi cerdas untuk 
mengurangi kemacetan, itu tidak konkrit dan tidak bisa diproses? Terus saya 
disuruh kasih solusi buat kemacetan lalu-lintas? Bukankah itu TUGAS Pemda DKI 
dan think-thank-nya di DTKJ? Lagi-lagi, gaya bicara Anda udah mirip gaya 
pejabatisme. Anti kritik, dan setiap kritik diwajibkan harus disertai solusi. 
Enak banget? Lalu situ ngapain di DTKJ?
 
Saya tak salah tentang status Anda. Betul kan Anda duduk di DTKJ? Saya juga tak 
bilang bahwa pendapatan UTAMA Anda berasal dari Pemda DKI sebagai gaji di DTKJ. 
Tapi di DTKJ Anda digaji kan? Pak Lisman Manurung juga pendapatan utamanya ya 
di UI sebagai dosen, tapi di DTKJ tidak gratisan kan? Jadi apanya yang salah 
dari pernyataan saya? Saya tak bisa lepaskan diskusi soal kemacetan lalu-lintas 
DKi dengan status Anda di DTKJ. Goblok banget kalo saya lepaskan hubungan 
antara kedua hal itu. Lha jelas-jelas relevansinya sangat tinggi kok.
 
Soal simplifikasi: Justru saya yang selalu bilang jangan simplifikasikan urusan 
kemaceta dengan melulu soal jarak tempuh doang. Anda yang selalu pake 
matematika untuk ngurusin jarak tempuh belaka, tapi ketika disodori 
faktor-faktor lain penyebab kemacetan lalu-lintas, maka semua responsinya 
normatif dan berkata kunci "akan" serta "nanti" tanpa ada penjelasan rinci. 
Mana itu rencana makro? Mana rincian gagasan kebijakan jalur khusus sepeda? 
Semuanya angin lalu...
 
manneke

--- On Sun, 12/28/08, Harya Setyaka <[email protected]> wrote:

From: Harya Setyaka <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kalau PNS masuk jam 06.30 wib
To: [email protected]
Received: Sunday, December 28, 2008, 2:41 AM






Bung Manneke,

Bukan membungkam gugatan... tapi memohon gugatan yg lebih bertanggung jawab.
Biar gugatan nya lengkap dan bisa diproses konkrit. Tahu bedanya kan?

Sy tidak melemparkan tugas survey ke forum, namun juga tidak menutup
mereka yg mau berpartisipasi lebih positif. Sy hanya sharing kesulitan
yg dihadapi. kendala utama bukan dana, menurut saya.. tapi waktu
respons (respons time).
Kalau ada data yg dikoleksi secara reguler, maka respons time bisa lebih cepat.
Oh ya, kalau ada yg tertarik data-2, mohon by japri ya.. karena FPK
tidak menerima attachment.

Terakhir, anda salah lagi mengenai status saya...
Tidak benar bahwa pendapatan utama sy tidak berasal dari PEMDA.
Utk kedepannya, sy undang utk berdiskusi lebih objektif, fokus pada
objek kajian; bukan status masing-2.

Mungkin soal kemacetan tidak serumit perilaku alam semesta sebagaimana
di-ungkap oleh Einstein.. tapi bisa kita sepakati, tidak pula bisa
disimplifikasi begitu saja..

salam,
-K-

Kirim email ke