@Manneke..,wah..anda tidak hanya awam hukum,tp jg tidak beretika!.
Hanya krn sso berbeda pendapat dgn anda so..anda menganggap saya sbg 
intel,antek koruptor dsb.

Sebenarnya saya meles ngeladeni orang spt anda,yg tdk tahu apa-apa,anda bukan 
level saya bung!.
tp biarlah..saya turunkan derajat saya untuk mnjelaskan sdikit ttg korupsi dlm 
hubungannya masalah pembuktian bibit-candra.

Korupsi adlh kejahatan kerah putih,krn dilakukan oleh orang2 "pintar".Sebagai 
kejahatan luar biasa..mk perlu penanganan yg luar biasa pula.

Jika mengharapkan BUKTI MUTLAK (foto-foto penyerahan uang,bukti transfer 
rekening,dan disaksikan dihadapan aparat berwenang)sbgai prasyarat utk diajukan 
kasus bibit-candra ke pengadilan..adlh MUSTAHIL!.

Cukup dgn bukti kuat spt karcis parkir,list telpon ari muladi ke oknum kpk 
(bibit-candra)sudah yg merupakan BUKTI KUAT utk diajukan ke pengadilan. 
Persoalan apkh ini dapat diterima oleh pengadilan..bersalah/tidak adlh urusan 
lain.Sebenarnya polri bisa saja membuka fakta & bukti lebih ke masyarakat 
sebelum diajukan ke kejaksaan / pengadilan utk meredam emosi masyrkat awam spt 
anda!, tp buat apaa..? krn ini hanya mengganggu proses penyidikan & 
penyelidikan.

Dan stlh di buka fakta&bukti tsb meskipun belum sampai kepengadilan?..apkh akan 
meredam emosi masyarakat dodol spt anda? Jawabnya TIDAK!, krn kalian trlalu 
awam untuk diyakinkan dgn fakta & bukti baru.

Meskipun disodorkan bukti & fakta baru yg lebih kuat,yg membuat para pakar 
hukum & pengacaranya terhenyak dan terdiam.,apkh akan membuat anda 
mengerti?.krn anda trlalu awam mk..seberapapun bukti yg dsodorkan tidak akan 
membuat anda paham!,krn dlm pikiran anda yg ada hanya:"MEskipun terbukti 
bersalah..selamatkan Bibit-Chandraaaa..!,salah ataupun benar!

Sekali lagi Bung Manneke..,jk anda orang awam & tidak ngerti persoalan yg 
sebenarnya..,jgn membuat statemen2 yg menyesatkan ya??
Bagi sesama awam..anda telah menyesatkan!, tp bagi orang yg "ngerti/linuwih" 
spt saya? anda akan dtertawakan! he..he..he.

Terimakasih

--- In [email protected], manneke budiman <hepaest...@...> 
wrote:
>
> Dibelinya pakai duit siapa, Bung? Bukankah kini para koruptor itu ada di 
> kubunya polisi semua? Kamu bicara tanpa pake logika, makanya saya sempat 
> pikir kamu ini lagi tripping.
>  
> Bukti mutlak adalah rekaman serah terima uang pemerasan dari korban kepada 
> pelaku. Katanya polisi punya semua rekamannya? Lha kalo cuma rekaman mobil 
> keluar masuk lapangan parkir atau Bibit jumpa Ary Muladi tapi tak ada serah 
> terima apa-apa, mau ditingkatkan jadi tuntutan pemerasan itu pakai 
> jampi-jampi dari dukun mana?
>  
> Intel-intel macam Anda ini bertebaran di milis ini tapi sayang kemampuan 
> logikanya pada cethek. Jadi malah kena bulan-bualanan para miliser.
>  
> manneke

Kirim email ke