Bung Liman PAP, Mungkin karena kalau di Dunia Barat, Aparat Kepolisian dan Kejaksaan menggunakan seragam yang kerahnya putih juga. Kalau di Indonesia kan Kepolisian dan Kejaksaan kerahnya Warna Coklat, kalau Satpol PP kerahnya Warna Hitam. Jadi tidak salah kalau disebutkan juga Kejahatan Kerah Coklat dan Kerah Hitam yang saat ini banyak menghantui masyarakat. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Sab, 14/11/09, liman PAP <[email protected]> menulis: Dari: liman PAP <[email protected]> Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Korupsi adlh "Agama" diindonesia Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 14 November, 2009, 2:39 AM Salam bung Mamang, Sedikit tambahan, di dunia barat cuma dikenal 2 macam warna kerah, White Collar dan Blue Collar. Seperti yang sudah disampaikan bung Mamang soal idiom White Collar Crime, maka istilah Blue Collar dipersepsikan untuk pekerja kasar atau yang lebih banyak mengeluarkan keringat / otot, dibanding otak (white collar). Mungkin maksud bung Manneke "kerah coklat" (mestinya dipake tanda kutip) adalah institusi tertentu (bukan idiom baru yang mau dimasukkan ke golongan kerah putih atau kerah biru gitu? Sayangnya kita semua khan sudah tahu cara dan standard penyampaian pendapat bung Manneke bagaimana jadi gak perlu dipermasalahkan. Wass, Liman
