Pak Boga,

Maaf pertanyaan awam lagi, soalnya nggak sempat cari2
di internet,

Apa aja sih yang ditetapkan dalam perjanjian
perdagangan bebas itu, terutama yang menyangkut sektor
pertanian? 

Apa yang menjadi kelemahan kita apabila perjanjian
perdagangan bebas itu di terapkan, terutama dari
sektor pertanian?

Apa yang mesti dilakukan/strategi/trik2 dalam era
perdagangan bebas ini dalam menghadapi tantangan yang
ada?

Saya ikuti bahwa ada beberapa point yang telah
dihasilkan dari diskusi kita yaitu spt:
- pembenahan tata niaga dan pemain2nya
- revitalisasi koperasi
- regulasi, etc.

Mungkin dari point2 yg tsb di atas di jabarkan
mengenai kendala dan rekomendasi penyelesaiannya. 
Rekomendasi ini nanti disampikan kepada pejabat
berwenang/lembaga terkait sebagai sumbangsih dari
IASA.  

Sekedar usul saja sih.

Maaf kalau kurang berkenan,

Salam,
Kus


--- Kuntoro Boga <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> Topik Diskusi Millis IASA (Sosial Ekonomi)
> 
>  
> 
> Sektor pertanian di Indonesia menghadapi berbagai
> tantangan. Baik global maupun nasional misalnya
> perubahan dalam tatanan perekonomian dunia seperti
> globalisasi dan liberalisasi. Sementara tantangan di
> dalam negeri muncul dengan adanya keterbukaan dan
> deregulasi ekonomi, privatisasi, restrukturisasi
> bank dan otonomi daerah. 
> 
> Bagi petani isu utama mereka adalah lemahnya daya
> saing produk pertanian, desakan produk impor,
> distorsi pasar dll. Disisi lain, dalam perekonomian
> makro ada tekanan untuk  membuka pasar, pengurangan
> subsidi, efisiensi proses produksi dll.  Ketika kita
> mengikuti perkuliahan ataupun seminar dari
> pakar/professor Jepang banyak dari mereka yang
> memiliki paham perlunya proteksi dan subsidi untuk
> sector pertanian di negara berkembang yang juga
> sebetulnya masih diterapkan di Jepang untuk beberapa
> komoditi. Selain itu adanya wacana dampak negative
> dari diperlakukannya pasar bebas dalam pasal-pasal
> perjanjian dalam  kerangka WTO.
> 
> Diskusi yang ingin kami angkat kali ini adalah
> adalah: Bagaimanakah sebaiknya posisi pemerintah
> (yang berpihak kepada kepentingan rakyat banyak
> yaitu petani) dalam menjawab tantangan pasar terbuka
> dan tuntutan persaingan bebas, globalisasi, tuntutan
> pencabutan proteksi dan subsidi (dengan alasan
> efisiensi perekonomian)?  
> 
> Dimanakah peran organisasi pertanian khususnya
> koperasi kita?
> 
> Apa yang perlu dilakukan pelaku ekonomi pertanian
> kita dalam menjawab ini?
> 
>  
> 
> Semua saran, komentar dan wacana kami terima untuk
> suatu diskusi yang constructive. 
> 
>  
> 
> Kuntoro Boga Andri
> 
> Div. Sosial-Ekonomi Pertanian
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam
> protection around 
> http://mail.yahoo.com 



                
____________________________________________________ 
Yahoo! Sports 
Rekindle the Rivalries. Sign up for Fantasy Football 
http://football.fantasysports.yahoo.com


=========================================================================
                   "Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 
 untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kelestarian Sumber Daya Alam Indonesia"
-------------------------------------------------------------------------
Related homepages to IASA : 
           http://www.iasa-online.org/
           http://www.greendigitalpress.net/publications/ijas/
========================================================================= 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iasa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke