Sorry agak telat tapi pengen ikutan diskusi :
On Tue, 17 Nov 1998, Syafrudin wrote:
> > Intinya saya setuju dengan pandangan bung Iwan, bahwa komputer dan OSnya
> > hanyalah alat bantu kita.
> setidaknya kita punya kesepakatan yang bisa jadi awal.
Memang betul komputer adalah alat bantu, tetapi komputer memiliki bentuk
yang begitu khusus dengan mesin lainnya, yaitu jalannya atau kerjanya
berdasarkan suatu program yang dibentuk oleh "perkiraaan si designer
terhadap model dari user". Dengan kata lain ketika program berjalan pada
program user terjadi pembentukan "mental model terhadap bentuk mesin",
sedang ketika disain terjadi "pembentukan model terhadap user".
Ini dibahas lengkap di model HCI. (untuk beberapa gambar bisa di liat di
slide saya di
http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made/issm98
Tentang proses pembentukan mental model, konseptual model ini... dan
"bottleneck yang terjadi ketika terjadi proses design dan execution suatu
system komputer"
> > Perlu diingat dan digarisbawahi,
> > untuk kalangan usaha yang mereka butuhkan adalah kemudahan pakai/user
> > friendly dan mudah mendapatkan.
> >
> menurut saya faktor 'mudah mendapatkan' dan 'mudah digunakan' tersebut
> perlu kita kaji lagi.
Pemilihan NT dan LINUX bukan saja berdasarkan "usability,, learn to user,
dll " tetapi banyak mereka berdasarkan
- Memilih suatu produk yang memiliki "pendukung perusahaan besar",
sehingga ketika sistem tak berjalan, mereka bisa "blame perusahaan
tersebut". Ingat kasus "popularitas IBM", ketika itu banyak manajer
tanpa mikir panjang memilih produk IBM, karena... IBM aja nggak jalan
apa lagi yang lain
- Ketidak siapan pendukung pelaksana TI terhadap model bisnis baru ini
(yang notabene sebetulnya lebih menguntungkan mereka, hanya belum
tampak)
> pertama, rasanya kita sepakat bahwa kedua faktor adalah akibat dari ingin
> mendapatkan keuntungan yang lebih besar: penghematan waktu, penghematan
> SDM, dan seterusnya. yang perlu kita kaji sebetulnya berapa sih nilai
> penghematan ini ? apakah seimbang dengan biaya biaya lain. Total Cost
> Ownership sudah biasa kita pakai sebagai tolok ukur rasanya.
Keuntungan yang lebih bear (bagi siapa..ini yang harus kita perhitungkan)
Untuk SDM, penghematan waktu, saa rasa sayas pernah menulis panjang lebar.
> kekurangan Unix kan dalam pandangan kebanyakan orang adalah susah
> dipelajari, lebih mudah Win yang tinggal click. Untuk ini, Pak Made
> Wiryana sudah membahas di diskusi sebelumnya bahwa ini lebih menjurus ke
> mitos, bukan ilmiah.
Betul.. begitu juga dengan "metoda evaluasi hasil pelatihan TI".
Sebagian besar perusahaan menganggap hasil pelatihan TI, adalah
- Bisanya si user terhadap jenis aplikasi tertentu
Tetapi perlu diingat dalam dunia TI, aplikasi itu bergerak sangat cepat,
sehingga "model evaluasi seperti itu" harus sudah ditinggalkan akan lebih
tepat bila
- Mampunya si user, belajar terhadap perubahan teknologi yang baru
(dengan kata lain user memiliki basic knowledge yang cukup untuk
memungkinkan dia mengadaptasi perubahan aplikasi)
> begini bukan hal gampang. Sebab yang kedua ini butuh latar belakang yang
> mendasar seperti: konsep komputasi, cara kerja komputer, cara kerja OS,
> cara kerja software. Saya yakin literasi dasar seperti ini akan jadi wajib
> buat setiap orang yang kerja menggunakan komputer. atau dengan kata lain
Cocok.. dnegan kata lain kalau kita terbiasa menghadapi suatu tool "yang
tertutup" kita akan buta. Dan tidak tahu apa yang terjadi.
> kurang bagus karena apanya ?
> OpenSource-nya ?
> atau masalah Vendor ?
Betul... banyak bisnisman menganggap OpenSource, atau LINUX kurang bagus,
hanya karena mereka membaca "marketing" yang dilancarkan pihak lain.
Ingat MS sedang berusaha mencari celah bahwa produk Seperti SAMBA, dll itu
melanggar hak cipta. Jadi sebagian besar FUD yang terjadi disebabkan oleh
ketidak tepatan pulbikasi .
Salah satu point yang harus dipertimbangkan :
- Pemakaian Produk komersial harus membayar (kalau membajak berarti kita
tidak menghargai hak cipta). Ini harus dicegah pada lingkungan
pendidikan karena berarti kita MENGAJARKAN ETIKA YANG BURUK.
- Pemakaian produk yang tidak mengoptimalkan perangkat keras (mial harus
mekaia 64 MB, untuk suatu task, padahal ada pilihan lain) berarti
melakukan pemborosan baik bagi persh, ataupun nasional (khan import
semua).
- Pemakaian produk yang cenderung "tertutup rapat" akan mengurangi
semangat kita memahami teknologi, atau menguburkan keinginan kita
menjadi developer. Kapan kita maju ????
IMW
===========================================================================
I Made Wiryana (0521-106 5328) Universitas Gunadarma - Indonesia
Rechnernetze und Verteilte Systeme http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/made
Universitaet Bielelfeld Check my e-zine :
[EMAIL PROTECTED] http://nakula.rvs.uni-bielefeld.de/majalah
===========================================================================
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Netiket autoresponder: [EMAIL PROTECTED]