Kenapa Organisasi / LSM - LSM tsb tdk melakukan aksi Donor darahnya ke PMI.. ???? kita tahu mungkin niat dari saudara-saudara baik ingin menolong sesame,
Apakah ada misi di balik ini???? Semoga saja nggak.. Re, ico ________________________________ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of anggi utami Sent: Friday, January 12, 2007 4:19 PM To: [email protected] Subject: Re: [indofirstaid.com]: tanya : bagaimana mendirikan wadah semacam PMI gitu? kalo tanggapan seperti ini bagaimana Pak,...ini semacam LSM juga ya? Untuk informasi saja, jika butuh darah mungkin anda bisa kontak gereja Katholik terdekat. Mengapa? Sebab salah satu organisasi yang namanya PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) selalu aktif dalam aksi donor darah. Mungkin mas andung punya rekan dari Gereja Katholik dari Paroki terdekat. Mintalah informasi ke bagian PSE. Mudah-mudahan bisa dibantu. Dan untuk lembaga lainnya yang biasa rajin adalah Warta Kota, Sonora dan mungkin masih banyak lainnya yang suka sekali melakukan aksi donor darah masal. Biasanya mereka punya data dari golongan darah, resus, nama dan nomor kontak yang bisa dihubungi. Please buat teman-teman yang lain, mari bantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan darah. Thanks dan semoga membantu. yang dimaksud dengan full order ini spt kalimat dibawah ....jasa kesehatannya yang tidak ada ya ?sorry....aq awam banget masalah kesehatan,trims Pak A.Basith "Mengenai ide donor darah, tadinya kita ingin mengadakannya. Akan tetapi sayangnya PMI sudah full order hingga September 2007. Ternyata banyak juga yah orang yang masih baik di Indonesia :D."...... ._,_.___ On 1/12/07, abdul basith <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > wrote: sedikit urun rembug.. sejauh yang saya tahu, di tiap2 negara hanya boleh diperkenankan untuk mendirikan satu wadah kemanusiaan dengan lambang palang merah, dan di Indonesia adalah Palang Merah Indonesia, dengan lambang palang merah didalam melati dengan kelopak limanya yang melambangkan pancasila.hal ini sudah jelas diatur dalam UU dan dalam Sapta Prinsip Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. dan ini juga diakui oleh palang merah dan bulan sabit merah sedunia. jadi kalau pingin membuat organisasi seperti PMI dalam artian sama dengan PMI jelas hal ini tidak boleh, lain lagi kalau buat LSM kemanusiaan yang saat ini banyak berkembang, itu dak pa2..kan semain menunjukkan kepedulian kita terhadap sesama, asalkan organisasi tersebut tidak digunakan sebagai kedok untuk yang lain, misalnya hanya untuk cari dana, cari massa dan lain2. kaitannya dengan adanya Bulan sabit merah, sebetulnya kalau kita mengacu pada uraian diatas jelas tidak boleh, karena yang diakui oleh pemerintah hanya PMI, tapi ya dak tahu kok sampai sekarang pemerintah belum mengambil tindakan! tapi kalau misalnya bulan sabit merah yang ada sekarang adalah berbentuk LSM dan bukan seperti PMI yang diakui secara hukum sebagai satu2nya organisasi kemanusiaan kepalangmerahan di Indonesia, tapi bagi saya asalkan kita bisa berjalan diatas rel masing-masing, dak pa2 lah toh tujuan kita sama, membantu dan meringankan sesama, yang penting terjalinnya komunikasi dan koordinasi yang baik. semoga dengan adanya berbagai lembaga yang mempunyai visi dan misi kemanusiaan semakin menggugah semangat dan kesadaran kita untuk membantu sesama, bukan menimbulkan perpecahan diantara kita sebagai penggiat kemanusiaan. begitu mbak Anggi, sedikit dari saya semoga bisa membantu, kalau ada pingin nambahi atau bahkan ada yang nggak sepakat, silahkan masukkan urun rembugnya ya...kita diskusikan OK...thanks.. regards, A. Basith. Aimee <[EMAIL PROTECTED] <http://gmail.com/> > wrote: halo ada yang bisa kasih tau untuk pendirian wadah semacam PMI gitu susah ga? ada yang tau bulan sabit merah ? ribet tidak mohon penjelasan lebih detail tx mas Yudist juga boleh jawab rgds a ________________________________ Need a quick answer? Get one in minutes from people who know. Ask your question on Yahoo! Answers <http://answers.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTFvbGNhMGE3BF9TAzM5NjU0NTEwOARfcwMz OTY1NDUxMDMEc2VjA21haWxfdGFnbGluZQRzbGsDbWFpbF90YWcx> .

