Anda tajam melihatnya.
Republika - HAHAHAA... 


LOL 
(laugh out loud)

Jopie

-----Original Message-----


Di Indonesia apakah pernah ada penelitian mengenai hubungan
antara isi berita, format berita, kalimat dengan oplag sebuah
penerbitan?

----- Original Message -----
From: Yap C. Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 28 September 1999 16:51
Subject: [Kuli Tinta] Skandal Bank Bali


Kutipan berita Republika on line tentang skandal BB hari ini
memberi info
menarik:

Armin atau Hartojo (Rusli mengaku lupa) mengambil sebuah naskah
dari sakunya
dan diserahkan kepada Panda Nababan, untuk difoto-copy. Itulah
naskah yang
kelak dikenal sebagai ''Catatan Penting/Harian Rudy Ramli''.
Meski secara substansial Rudy tak menolak, bahkan mengatakan,
sekitar 90-95
persen benar.

Rudy secara terang-terangan mengatakan, bahwa dirinya merasa
dimanfaatkan
oleh para petinggi PDI-P.

Rudy mengatakan  sama sekali tidak ada kesan Djoko Tjandra --
direktur PT
EGP, mitra bisnisnya dalam transaksi cessie -- memiliki hubungan
khusus
dengan Presiden Habibie.

Rudy mengaku merasa tidak berdaya menghadapi Djoko Tjandra karena
ada
backing yang kuat, yaitu Tanri Abeng dan Baramuli.

+ Kalau informasi diatas itu benar, berarti Baramuli dan Tanri
Abeng adalah
petinggi PDI-P yang sengaja memanfaatkan Rudy Ramli, karena
artikel ini
akhirnya ditutup dengan :

Nah, tampaknya kian jelas, siapa saja yang harus ''digantung''
untuk
menyelesaikan skandal yang sangat memalukan ini.



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke