Oaalaah siapa bilang ...gua bukan org jawa meski tinggal lama di jawa...kuliah
Apa njamin kalo federal trus semua sejahtera...bukankahnya malah memindahkan KKN
dari jawa ke negara-negara federal itu.

Masalahnya bukan federal ato bukan federal, masalahnya masalah ketidak adilan yg tidak 
hanya dirasakan di luar jawa tapi juga jawa sendiri.
contoh kasus : kedungombo, cimacan,banyuwangi dll, lho itu khan juga di jawa .
Jadi jgn picik lah, karena merasa diperlakukan tdk adil trus minta federal atao malah 
merdeka.

Ketidakadilannya itu yg mesti diberantas. Pemerintahan sekarang ini sebenarnya hanya 
ketimpa pulung/sial akibat perbuatan pemerintahan sebelumnya. Jadi beri kesempatan 
donk utk membuktikan pemerintahan sekarang ini benar benar bisa mewujudkan keadilan 
bagi seluruh bangsa dari sabang
sampe merauke. Kalian ini koq pada kemakan propagandanya si Amien Rais itu sich, 
euforia ya euforia tapi nalar dan logika tetep jalan donk.

Jadi sekalilagi masalhnya bukan pada bentuk negara, tapi  masalah keadilan plus 
penegakan hukum yg konsisten dan benar benar tanpa pandang bulu, biar tidak ada rakyat 
yg merasa diperlakukan tidak adil oleh siapapun dan dimanapun.

Hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia !!!
Berbangsa satu, bertanah air satu, berbahasa satu ......Indonesia Raya........





*********** REPLY SEPARATOR  ***********

On 12/10/99 at 12:30 PM Marto Blantik wrote:

>Cak ��, negara kesatuan itu khan sudah paralel (cocok) dengan gelar-gelar
>raja Jawa, Hamengkubuwono / Mangkunegoro (yang memangku bumi/negara),
>Pakubuwono / Pakualam (sebagai paku atau pusat bumi/alam). Wajar saja kalau
>ada keinginan bawah sadar orang Jawa untuk memangku atau menjadikan sebagai
>pusat, jangankan Indonesia, bila perlu seluruh dunia. Juga yang mendukung
>paling keras NKRI selain TNI adalah kaum Nasionalis (Golkar/PDIP) yang
>pusatnya di Jawa.
>
>Memang juga harus diakui pusat-pusat kebudayaan di Asia Tenggara itu dulunya
>yang terbesar di P. Jawa (Sumatra jaman Sriwijaya saja).
>
>MB
>
>----- Original Message -----
>From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
><[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Thursday, December 09, 1999 10:35 PM
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Ibarat penyakit..
>
>
>>
>> Ada satu kalimatnya yang agak mengurangi rasa respek saya
>> terhadap gelar doktornya. Kalimat itu adalah "percayalah Jawa
>> tidak akan miskin karena negara Federal...." Lho...., argumentasi
>> negara Federak koq nyeleweng ke masalah kekhawatiran Jawa (orang
>> Jawa?, penduduk Jawa?, suku Jawa?, pulau Jawa?)yang akan menjadi
>> miskin  karena NKRI menjadi NFRI  yang sebenarnya sunggfuh sangat
>> sulit dinalar.
>>
>---------------------
>> Duh Gusti...., mengapa  dulu Engkau membiarkan Belanda memusatkan
>> pemerintahan Hindia Belanda di Jawa...............  Seandainya
>> saja sejarah pemerintah Hindia Belanda itu di luar Jawa maka
>> mungkin persoalan yang akan dihadapi oleh bangsa ini lebih
>> mudah........
>>
>> ��
>>
>
>
>-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
>dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!




-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke