On Tue, 15 Dec 1998, Klentheng Hawani BWS wrote:

> Waah kayaknya anda sdh berhasil dipengaruhi propaganda pendukung partai
> 'anu' ; setahu saya partai pemenang pemilu nggaj pernah kok mengeluarkan
> pernyataan bahwa calon dari partainya hrs jadi Presiden, tapi bahwa pemenang
> pemilu selayaknya mendapat kesempatan pertama memimpin pemerintahan.
> Jadi kayaknya koq anda yg mengigau, tapi smoga bukan karena anda bekerja di
> XXXX shg sakit hati krn calon dari instansi anda ditolak dimana mana.

WAM:
Either anda nggak pernah baca koran/lihat TV, atau anda cuma lihat
telenovela di TV sehingga nggak tahu apa yang diomongkan para politisi.

Saya tanya: selayaknya mendapat kesempatan pertama memimpin itu apa
artinya sih?

Apa artinya partai yang lain mesti nurut? 

Kurang apa kesempatan yang diberikan partai lain agar PDI-P ambil
inisiatif? Begitu sombong, atau bego, pembesar partai ini sehingga tidak
merasa perlu merangkul partai lain untuk menjadikan Mega sebagai presiden.

Di negara yang demokrasinya sudah jalan, partai pemenang pemilu tidak
otomatis bisa mendudukkan pimpinan partainya menjadi presiden. Kecuali UU
mengatakan demikian. Meski (mungkin) belum pernah keluar negeri, anda bisa
baca kan? Hal-hal beginian bisa dengan mudah dibaca di koran/majalah yang
terbit di Indonesia. Kecuali anda memang buta huruf, atau buta pengetahuan
dasar, sehingga ngotot menganggap partai pemenang mesti pimpinannya jadi
presiden. 


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke