On Saturday, May 27, 2000, <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tapi bahwa suharto jelas-jelas melakukan KKN, itu juga jelas, nggak usah
dari
> contoh-contoh yang berukuran mega, cukup contoh kecil aja, dituntut dan
beresin.
> Masak sih dari ribuan kasus nggak ada satupun yang bisa dibuktiin ?

Sedihnya, kayaknya jawabannya memang ya. Keterlaluan memang, tetapi itulah
kecenderungannya sampai hari ini.
Ya semogalah ada yang bisa dibuktikan, supaya nggak perlu tayang ulang dark
justice....
Pada keheranan yang sama, sekarang ini justru mereka yang masuk kategori
penjahat' itu yang hidupnya glamour sekali, sehingga Luhut-pun terpaksa
berpikir untuk mencabut larangan import sedan mewah. Habis dilarangpun masih
tetap banyak yang masuk. Inilah pola pikir realistis yang terpaksa ditempuh,
daripada tidak dapat pemasukan sama sekali ya dibuka saja. Juga bail out
Chandra Asri dan Texmaco, nah gimana lagi tuh. Susahlah jadi orang miskin,
lemah lagi bodoh (upf maaf), melangkah apapun salah, jadi ya terima nasib
sajalah, gimana nanti.... Kalau maunya kayak Salemba, ya silahken, kayak
aceh ya mangga, kayak Glodok bolehlah, kayak Sapuan, Sumaryono, Zarima, Desy
Ratnasari, Feisal Tanjung, Suwondo, Gus Im, Suko Sudarso, Juan Felix
Tampubolon, Ruhut Sitompul dll bolehlah silahkan. Bebas saja...

yap
---------------------
Justice maybe blind, but it can see in the dark



- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











Kirim email ke