Sebagai umat beragama,
mestinya cermin yang disediakan oleh Nya amatlah jelas
dan besar menembus ruang dan waktu. Cermin tentang
hancur dan berjayanya bangsa-bangsa.Walaupun di kitab
hanya diceritakan serba simbolik dan penuh "harapan"
untuk di-interpretasi-kan, namun merupakan cerminan
yang nyata. Aku jadi ingat cerita tentang Fir'aun
(pirngon) Mesir. Suatu bangsa besar yang mencapai abad
modern jauh berpuluh abad yang lalu.... jadi hancur
luluh tak berbekas. Hingga bahasa Mesir pun hilang.
Tentu ada sebabnya.
Adakah yang bisa menerangkan, alasan apa yang utama
sehingga bangsa-bangsa tangguh di muka bumi jaman
dahulu (dan kini) menjadi hilang tak berbekas?
Apakah pemahaman agama tidak bisa dijadikan sarana
memelihara dan memajukan bangsa?
Atau malah sebaliknya, yang terjadi di negeri tercinta?
Agama menjadi faktor hancur dan lantaknya bangsa yang
mengaku "besar", Bangsa Indonesia yang berbhineka
Tunggal?
Kalau benar begitu, lantas apakah jalan kita ini sedang
salah arah? Kamangka, padahal, sudah memohon tiap saat
agar diberi petunjuk JALAN YANG LURUS... (rupanya lurus
juga menuju kehancuran....sedih!)
mbah soeloyo
------------
(sedang asyik mengikuti berita POSO)
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!