Lili,
Apa kabar ? Masih ingat Rusdian Lubis kawannya Mbak Ida dan Soli dulu di
Bogor ? Teruskan upaya anda untuk melestarikan penyu. Nama indonesia cukup
buruk dimata internasional tentang penyelamatan penyu. Ini juga sangat
merugikan ekspor ikan (terutama tuna) karena mereka meganggap alat-alat
tangkap kia tidak menggunakan alat untuk menghindari penyu (turtle evasion
device ???). Gimana rekan-rekan di perikanan ???
Rusdian Lubis
Senior Envirnmental Specialist
The World Bank, Washington DC.
>From: Siti Nuramaliati Prijono <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>CC: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [lingkungan] Soal DNA Penyu lagi
>Date: Thu, 03 Aug 2000 10:19:25 +0700
>
>Tanggapan untuk email dari Sdr. Bambang Ryadi Soetrisno (Bag. II)
>Sdr. Bambang R.S.,
>LIPI dengan bantuan dari GEF-World Bank dan JICA sedang menyusun specimen
>base database, agar informasi umum tentang koleksi di Puslitbang Biologi
>(flora dan fauna khususnya) dapat dengan mudah digunakan oleh pengambil
>kebijaksanaan atau masyarakat (peneliti, mahasiswa dsb.). Specimen type
>yang ada di Herbarium dan Museum akan dapat di lihat di Web (sekarang ini
>sedang dalam prosesaa). Mengenai laporan-laporan dari lapangan ada di
>Perpustakaan Balitbang Zoologi (Museum), Balitbang Botani (Herbarium) atau
>di Puslitbang Biologi-LIPI. Hanya sayangnya sebagian besar mahasiswa atau
>peneliti kurang memanfaatkan jasa perpustakaan untuk memperoleh informasi
>yang diinginkan. Koleksi specimen yang ada di Museum dan Herbarium
>dirawat cukup baik dan bertaraf internasional. LIPI bertanggung jawab untuk
>merawat koleksi specimen milik Pemerintah Indonesia tersebut. Bukan
>kewajiban staf LIPI saja yang harus meneliti koleksi specimen yang ada di
>Museum dan Herbarium, tetapi mahasiswa/peneliti di luar LIPI-pun
>seharusnya memanfaatkan koleksi specimen tersebut untuk diteliti. Berhubung
>staf LIPI sangat terbatas, sehingga tidak semua specimen koleksi yang ada
>di teliti karena kemampuan seorang peneliti mempelajari taksonomi juga
>terbatas. Sayangnya banyak mahasiswa biologi yang tidak berminat dalam
>bidang ilmu taksonomi. Di universitaspun jarang sekali ada staf pengajar
>yang betul-betul mendalami bidang taksonomi. Kami menyadari bahwa bidang
>ilmu taksonomi tersebut tidak menarik bagi generasi muda karena dianggap
>ilmu yang kering dan kurang menjanjikan untuk masa depannya. Mudah-mudahan
>Sdr. Bambang R.S tergugah hatinya untuk menjadi seorang taxonomist dan mau
>magang atau menjadi voluntir di tempat kami untuk melakukan penelitian
>dengan menggunakan koleksi specimen tersebut dan membantu mengelola koleksi
>specimen yang ada di Museum Zoologi dan Herbarium. Kami berharap, semakin
>banyak generasi muda yang mau mempelajari taksonomi, agar koleksi specimen
>yang ada pada kami dapat diteliti oleh mereka dan bermanfaat.
>
>Terimakasih dan salam,
>Lili Prijono
>
>
>--
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/
>
>
>
>
>
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
--
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.mail-archive.com/[email protected]/