bro semuanya
sebelum kita pada pingin ganti motor kita ke jenis sport
saya mo bagi pengalaman (sebelumnya saya pake jenis motor sport h***a
motor sport agak repot jika
1. kita bawa belanjaan (tidak ada gantungan)
2. kita bawa martabak (tidak ada gantungan)
3. kita berada pada jalan yang macet (dimensi lebih panjang)
4. kita bawa barang kecil-kecil (tidak ada bagasi)
 
tapi enak untuk
1. jalan jauh (tidak berlaku untuk sport murni)
2. nampang
 
tentunya kita juga harus 
lihat anggaran kita masing-masing (musti bijaksana dalam membelanjakan uang 
kita)
karena motor sport yang jelas lebih mahal harganya :)
 
 
  ----- Original Message ----- 
  From:   Junianto M 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, February 16, 2007 9:59
  Subject: Re: [mxrider] Info Buat yang mau   beli motor dalam waktu deket
  

        
kembali lagi ke.....MX
mantaf nih suhu Heru "Lambang" kalo lagi   kasih pencerahan...
btw cocok nih ikutan milis jalansutra untuk riview   jalan2 & makan2 juga

Regards,Junianto MASEAN Centre for EnergyACE Building 6th FloorJl. H.R. Rasuna 
Said Blok X-2, Kav. 07-08Kuningan, Jakarta 12950, IndonesiaTel.: (62-21) 527 
9332 / Fax: (62-21) 527 9350E-mail: [EMAIL PROTECTED]: www.aseanenergy.org


heru   herlambang wrote:           
SOHC belum tentu lebih jelek dari pada DOHC, memang sih kalo di lihat     dari 
mekanisme kerjanya yg dohc jelas lebih baik. tp dari sisi perawatan     jelas 
lebih rumit. Mau tahu motor2 tangguh yg pake sohc sampe skarang ngotot     gak 
mau pake dohc?? pernah coba Ducati multistrada yg cc nya diatas 1000.     
semuanya pake sohc, bahkan sebagian besar muscle2 amerika jg masih sohc     
lho..... tp tenaganya lebih liar dari pada yg dohc. kenapa gitu? yang jelas     
mereka melepaskan dohc tp menganut mekanisme kerja buka tutup klep model     
desmodromic. dimana kerjanya klep buka dan tutup bukan dibantu per klep, tp     
dibantu dengan roller rocker arm, jd di bumbungan cam, ada 2 tonjolan yg     
fungsinya satu sebagai intake push satunya lagi lift valve. jelas gak     
bakalan telat dah proses buka tutupnya, soalnya pengaturan bukan di celah     
klep, tp di derajat camnya. disamping itu beberapa motor sport yg pernah     
saya coba spt bandit VVT (Variable Valve Timing) mengadopsi
 2 metode gerakan     cam untuk low - m id speed dan high speed. dalam satu cam 
ada 2 tonjolan cam     yg satu bekerja untuk level low speed - mid range, 
sementara saat kecepatan     tinggi, cam nya bergeser sekian derajat untuk 
membantu proses buka -tutup     valve saat high performance. dengan begitu 
kemungkinan telatnya valve     terbuka atau tertutup atau malah kecepatan buka 
tutupnya bisa di hindari,     karena sudah mengadopsi model variable valve 
timing, atau waktu pengapian     yang bervariasi. 
seperti bajaj pulsar dtsi 180cc. kita mungkin nganggep     remeh motor ini, tp 
dari serentetan teknologi yg di usung, jangan salah kalo     motor ini punya 
kemampuan lebih, apalagi india memiliki pangsa pasar lumayan     gede di eropa. 
belum lagi pabrik hondapun harus membuka cabangnya di india     untuk membantu 
proses pembuatan maupun perakitan motor dan mobil yg makin     laku keras. dari 
hasil test ride beberapa mingu lalu di sidoarjo pas     pameran, tarikan bawah 
bener2 terasa, tenaga gak hilang sekalipun rpm     ngedrop. hal ini di sebabkan 
karena mereka menggunakan teknologi TEC untuk     klanpotnya yg berfungsi 
menjaga level tekanan dari gas buang agar tidak     langsung habis saat rpm 
mendadak turun, dan tidak menimbulkan suara letupan     seperti kebanyakan 
motor laki yg ada di indonesia karena kasus2 begini.     memang dari sisi body 
culun, tp dengan sederetan kelebihan dari interface     panel2 yg serba 
digital, hingga lampu sign pun di buat mirip mobil, yg
 dapat     berhenti berkedip jika stir berlawaan arah atau saat jalan lurus 
dalam waktu     10 detik tidak terpakai lampu signya langsung mati. lampu 
belakang led,     bener2 terang.... tp itu belum semua, yg gue salut , mereka 
jg ngetrapin     metode yg hampir sama dengan mx, adanya TRIC, sejenis tps, tp 
bedanya di     sini, fungsinya tric ini lebih mirip dengan teknologi injeksi, 
alias dia     membaca besarnya bukaan grip gas yang disensor dari bukaan valve 
karbu     vakumnya yg bermodel kupu2, dengan begitu, gak perduli speed rendah 
atau     tinggi, pengapian tetep terjaga besarnya, inipun di tunjang model 
pengapian     2 busi...bener2 mirip ducati yg sama2 sohc....... kalo saya suruh 
milih,     lebih baik motor sohc tp bertenaga lebih besar dari dohc ketimbang 
dohc     bertenaga sohc ..hehehhe... lagian kan kalo beli motor yg di liat     
mesinnya...itu sih pendapat pribadi saya. biar kate bajaj roda tiga kayak di    
 jakarta, tp tenaga berasa cbr kan asik
 tuh..hehehhe.... 

satu     lagi yang hampir kelupaan,. dari beberapa milis yg membahas vixion, 
ada     sedikit kemirisan, yaitu tentang salah persepsinya orang2 tentang 
injection.     mereka umumnya takut, kalo motor gak bisa di uprek2...itu 
klise...soalnya     keseringan main karbu, tp kalo dah tahu injeksi.......dan 
triknya untuk     naikin tenaga, ada cara sederhana.......dan murah kok...... 
seperti     temen2 yg pake mobil2 injeksi pengen mobilnya kenceng...yg di modif 
cuman     catalic converter dan sensor AFR (air fuel ratio) nya aja. karena 
umumya     motor atau mobil injeksi yg beredar sensor AFR ini menyatu atau 
dekat dengan     catalic converter, maka cara mereka yg paling murah dari pada 
pake cdi yg di     piggyback yaitu mencopot sensor AFR atau memanipulasi 
sensornya di knalpot.     tujuannya si CDI salah menilai tentang kondisi mesin, 
maksudnya, dengan di     manipulasi sensor ini, si cdi menganggap motor ini 
masih dingin terbukti     dari sensor bahwa campuran udara dan bbm
 masih kering. jadi cdi akan     memrintahk an untuk terus mengirimkan bbm 
lebih banyak. nah cara ini     biasanya di pakai saat mobil atau  motor dalam 
keadaan high speed range     baru kerasa, kalo masih low speed masih gak enak 
rasanya, soalnya mesin     seperti saat manasin pagi hari....gampang mati. tp 
kalo udah high speed,     baru deh liarnya terasa. itu salah satu contoh aja 
lho....kalo vixion bener2     laris manis, di jamin deh, pabrikan cdi pada 
berlomba-lomba bikin piggyback.     so tunggu aja deh......apa bener injeksi 
atau tetep karbu. 




      Recent Activity
      
        12
    New     Members

Visit   Your Group 
  SPONSORED LINKS
        
   Yamaha     motorcycle part     
   Yamaha     motorcycle accessory     
   Yamaha     motorcycle cover     
   Yamaha     motorcycle battery     
   Yamaha     motorcycle part and accessory 

      Yahoo! 360°
  
Start   Sharing
  
Your place online
  
Blog & photos

    Y! Toolbar
  
Get   it Free!
  
easy 1-click access
  
to your groups.

    Yahoo! Groups
  
Start   a group
  
in 3 easy steps.
  
Connect with others.



  .

 
   #ygrp-mlmsg {        FONT-SIZE: small; FONT-FAMILY: 
arial,helvetica,clean,sans-serif}#ygrp-mlmsg TABLE {     }#ygrp-mlmsg SELECT {  
 FONT: 99% arial,helvetica,clean,sans-serif}INPUT {      FONT: 99% 
arial,helvetica,clean,sans-serif}TEXTAREA {   FONT: 99% 
arial,helvetica,clean,sans-serif}#ygrp-mlmsg PRE {    FONT: 100% monospace}CODE 
{     FONT: 100% monospace}#ygrp-mlmsg * {    LINE-HEIGHT: 1.22em}#ygrp-text {  
      FONT-FAMILY: Georgia}#ygrp-text P {     MARGIN: 0px 0px 1em}#ygrp-tpmsgs 
{      CLEAR: both; FONT-FAMILY: Arial}#ygrp-vitnav {  FONT-SIZE: 77%; MARGIN: 
0px; PADDING-TOP: 10px; FONT-FAMILY: Verdana}#ygrp-vitnav A {   PADDING-RIGHT: 
1px; PADDING-LEFT: 1px; PADDING-BOTTOM: 0px; PADDING-TOP: 0px}#ygrp-actbar {    
 CLEAR: both; MARGIN: 25px 0px; COLOR: #666; WHITE-SPACE: nowrap; TEXT-ALIGN: 
right}#ygrp-actbar .left { FLOAT: left; WHITE-SPACE: nowrap}..bld {        
FONT-WEIGHT: bold}#ygrp-grft {  PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 0px; 
FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 15px; PADDING-TOP: 15px; FONT-FAMILY:
 Verdana}#ygrp-ft {     PADDING-RIGHT: 0px; BORDER-TOP: #666 1px solid; 
PADDING-LEFT: 0px; FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 5px; PADDING-TOP: 5px; 
FONT-FAMILY: verdana}#ygrp-mlmsg #logo {      PADDING-BOTTOM: 10px}#ygrp-vital 
{      PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 8px; MARGIN-BOTTOM: 20px; 
PADDING-BOTTOM: 8px; PADDING-TOP: 2px; BACKGROUND-COLOR: #e0ecee}#ygrp-vital 
#vithd {       FONT-WEIGHT: bold; FONT-SIZE: 77%; TEXT-TRANSFORM: uppercase; 
COLOR: #333; FONT-FAMILY: Verdana}#ygrp-vital UL {        PADDING-RIGHT: 0px; 
PADDING-LEFT: 0px; PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 2px 0px; PADDING-TOP: 
0px}#ygrp-vital UL LI {       CLEAR: both; BORDER-RIGHT: #e0ecee 1px solid; 
BORDER-TOP: #e0ecee 1px solid; BORDER-LEFT: #e0ecee 1px solid; BORDER-BOTTOM: 
#e0ecee 1px solid; LIST-STYLE-TYPE: none}#ygrp-vital UL LI .ct {    
PADDING-RIGHT: 0.5em; FONT-WEIGHT: bold; FLOAT: right; WIDTH: 2em; COLOR: 
#ff7900; TEXT-ALIGN: right}#ygrp-vital UL LI .cat {   FONT-WEIGHT: 
bold}#ygrp-vital A {       TEXT-DECORATION: none}#ygrp-vital A:hover {
        TEXT-DECORATION: underline}#ygrp-sponsor #hd {  FONT-SIZE: 77%; COLOR: 
#999}#ygrp-sponsor #ov { PADDING-RIGHT: 13px; PADDING-LEFT: 13px; 
MARGIN-BOTTOM: 20px; PADDING-BOTTOM: 6px; PADDING-TOP: 6px; BACKGROUND-COLOR: 
#e0ecee}#ygrp-sponsor #ov UL {   PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 8px; 
PADDING-BOTTOM: 0px; MARGIN: 0px; PADDING-TOP: 0px}#ygrp-sponsor #ov LI {       
 PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 0px; FONT-SIZE: 77%; PADDING-BOTTOM: 6px; 
PADDING-TOP: 6px; LIST-STYLE-TYPE: square}#ygrp-sponsor #ov LI A {  FONT-SIZE: 
130%; TEXT-DECORATION: none}#ygrp-sponsor #nc {      PADDING-RIGHT: 8px; 
PADDING-LEFT: 8px; MARGIN-BOTTOM: 20px; PADDING-BOTTOM: 0px; PADDING-TOP: 0px; 
BACKGROUND-COLOR: #eee}#ygrp-sponsor .ad {   PADDING-RIGHT: 0px; PADDING-LEFT: 
0px; PADDING-BOTTOM: 8px; PADDING-TOP: 8px}#ygrp-sponsor .ad #hd1 {   
FONT-WEIGHT: bold; FONT-SIZE: 100%; COLOR: #628c2a; LINE-HEIGHT: 122%; 
FONT-FAMILY: Arial}#ygrp-sponsor .ad A { TEXT-DECORATION: none}#ygrp-sponsor 
.ad A:hover {       TEXT-DECORATION:
 underline}#ygrp-sponsor .ad P {        MARGIN: 0px}o { FONT-SIZE: 
0px}..MsoNormal {    MARGIN: 0px}#ygrp-text TT {     FONT-SIZE: 120%}BLOCKQUOTE 
{    MARGIN: 0px 0px 0px 4px}..replbq {      }
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke