Selingan diakhir pekan ya?......
Dari seminar Sospol  dibawah jembatan..... muncul tanya jawab....
 
Siapa yang bikin bom?....
Teknik Industri!......
Siapa yang bikin targetnya?......
Teknik Sipil!......


--- On Sat, 12/20/08, Djarot Purbadi <[email protected]> wrote:

From: Djarot Purbadi <[email protected]>
Subject: Re: [referensi] Ejekan antar disiplin ilmu
To: [email protected]
Date: Saturday, December 20, 2008, 11:43 AM










Menurut prof Ekobudiharjo dalam sebuah pidato inagurasi di arsitektur UGM dulu 
ejek-mengejek antara FT dengan Sospol juga ada.....khususnya pada waktu plonco.

Siapa yang bikin jembatan ?
Teknik !
Siapa yang di bawah jembatan ?
Sospol !

Salam,

Djarot Purbadi



--- On Sat, 12/20/08, pact...@cbn. net.id <pact...@cbn. net.id> wrote:

From: pact...@cbn. net.id <pact...@cbn. net.id>
Subject: [referensi] Ejekan antar disiplin ilmu
To: refere...@yahoogrou ps.com
Date: Saturday, December 20, 2008, 8:29 PM




Beberapa lulusan dari beberapa fakultas di suatu perguruan tinggi bertemu.
Mereka punsaling meledek satu sama lain.

"Fakultas apa yang paling tidak pandai?", tanya sesorang memulai
ledekannya. Tak ada yang berani menjawab, akhirnya penanya itu menjawab
sendiri" Ya...itu fakultas kedokteran gigi, masak belajar 33 gigi selama 4
tahun dan ditambah praktek 1 tahun!"

Semua ketawa, kecuali yang dokter gigi. Tak mau diledek, dokter gigi
itupun memberi pernyataan, "Wah..sebenarnya ada lagi yang lebih tak pandai
dibanding dokter gigi". "lho..emangnya ada?", celetuk yang lain. "Itu
..tuh lulusan teknik sipil, paling tak bener...karena tidak pernah bisa
bikin jalan yang bagus di Indonesia!" Ketawa pun mengema di ruangan itu.

"Tapi..sebenarnya, semua lulusan perguruan tinggi kita itu bodoh semua.
Kita punya jurusan perencanaan tata ruang, tapi tak ada satu pun kota atau
kabupaten yang dibangun dengan ata ruang yang baik - kota dibangun atas
dasar kemauan dan uang. Lulusan lulusan jurusan pendidikan semakin
banyak, tapi pendidikan semakin amburadul. Fakultas dan lulusan pertanian
semakin banyak, tapi pertanian kita semakin terbelakang.
Dan...semakin. ..banyak. .semakin amburadul... . Jadi?"

Salam,
Agus Priyono


 














      

Kirim email ke