Aloha Pak Wilmar. Wilujeng sumping di Bandung, nu aya di lingkung
gunung, jantung hate Parahiyangan.

Karena sudah cerita the divine kingdom of Hawaii, sebentar, saya mau
baca "Islands of History"-nya Sahlins dulu. Ada kata kunci penting untuk
analisis ibukota anda: 'structure of the conjuncture': the structure has
an internal diachrony, consisting in the changing relations between
general categories or a 'cultural life of the elementary forms'. Siapa
tahu bisa menambah kriteria anda. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], "wilmarsalim" <wil...@...> wrote:
>
> Pak Eka ysh,
>
> Saya sudah selesai dari Hawaii pak, sekarang sudah kembali di Bandung.
> Ttg Uli, saya sempat jadi asisten penelitiannya sebentar sebelum
beliau ke Indonesia untuk menerbitkan buku tersebut.
>
> Ttg Hawaii, proses penetapan ibukotanya di zaman kerajaan mungkin
menarik dicermati. Raja Kamehameha I asalnya dari pulau Hawaii (Big
Island) di Selatan yang paling besar. Sewaktu dia memerintah pulau
tersebut pusat pemerintahannya terletak di Kona, di bagian Barat. Ketika
dia bisa menaklukan pulau Maui yang lebih kecil yang terletak di sebelah
Utara dia memindahkan pusat pemerintahannya dari Kona di pulau Hawaii ke
Lahaina di pulau Maui dan membangun istana di sana. Lahaina menjadi kota
pelabuhan ikan penting bagi para pemburu ikan Paus. Sesudah itu dia
terus melakukan penaklukan ke pulau Oahu yang terletak di Utara pulau
Maui. Di Oahu dia dan pasukan kanonya mendarat di Waikiki, yang kemudian
dia jadikan sebagai basis. Setelah menaklukan Oahu diapun berencana
memindahkan pusat pemerintahannya ke Honolulu yang berdekatan dengan
Waikiki, yang baru terwujud setelah dia wafat. Sebenarnya dia mencoba
juga untuk menaklukan pulau yang paling Utara, Kauai, yang lebih kecil
lagi, tapi tidak berhasil. Akhirnya kerajaan Kauai dibiarkan hidup, tapi
berada di bawah perlindungannya. Andaikan Kauai juga ditaklukkan,
mungkin saja dia pindahkan juga ibukotanya ke Kauai.
>
> Banyak hal yang bisa diinterpretasikan dari proses tersebut. Salah
satunya, pulau Hawaii adalah pulau yang masih aktif gunung apinya,
karena yang paling muda. Sementara semakin ke Utara gugusan kepulauan
Hawaii usianya semakin tua, di mana Kauai adalah yang tertua dengan
gunung api purbanya. Bisa saja faktor keselamatan kerajaannya yang
mendasari perpindahan ibukota dari Kona ke Lahaina lalu ke Honolulu,
untuk menghindari bencana vulkanik.
>
> Semoga bermanfaat,
>
> Wilmar
>
> --- In [email protected], "ffekadj" 4ekadj@ wrote:
> >
> >
> > Sebagai tambahan Pak Wilmar, bila anda masih di Hawaii, bisa
komunikasi
> > dengan Uli Kozok
<http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/3432>
> > yang sudah meneliti Kerinci dan Yogya. Salam.
> >
> > -ekadj
> >
>



Kirim email ke