Walaupun kesannya rada primitif, kalo sang presiden punya wakil lima orang yang "cantik" nya beda-beda kan bisa memberi "semangat" mimpin negara yang "rumit" ini... he..he..(soalnya artis-arti sedang gandrung mau jadi pemimpin)...
Rempu S. Rayat Co-TL MTAS to USDRP Jakarta Indonesia ________________________________ From: ida gumelar <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, August 10, 2010 9:53:51 AM Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY Ha ha ha, walaupun jadi federasi pres dan wapres tetap satu. Yg membedakan adalah cara membagi urusan dan diskresi dlm melaksanakan urusan yg menjadi urusan negara bagian. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... ! ________________________________ From: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> Sender: refere...@yahoogrou ps.com Date: Mon, 9 Aug 2010 19:30:55 -0700 To: <refere...@yahoogrou ps.com> ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY apa hubungannya federalisasi dengan Wapres jamak ? -K- 2010/8/9 Rempu Rayat <rumpiusa2004@ yahoo.com> >Rekan milis yth, >Mana tau diantara kita ada yang nanti ikut bahas perundang-undangan >federalisasi, nitip aspirasi kalo bisa, wapres ada 5, masing-masing dari untuk >dan oleh warga wilayah setempat, yaitu sumatera, jawa, kalimantan, sulawesi, >maluku dan papua. terimakasih sebelumnya. Salam. > > > Rempu S. Rayat > > > > > > > ________________________________ From: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> >To: refere...@yahoogrou ps.com >Sent: Tue, August 10, 2010 1:40:49 AM >Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY > > > >iya.. tanggung ya.. mendingan Federalisasi saja sekalian.. >wong sekarang sudah banyak otonomi plus plus.. lama-lama kalau semuanya juga >minta 'ke-khusus-an', ya federal aja.. >mungkin kalau sistem federasi, administrasi pembangunan bisa lebih efisien.. > >-K- > > > > >2010/8/5 Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com> > > >> >>

