Dear all. Berdasarkan pola fiskal, otonomi khusus yang ada sekarang, seperti otonomi khusus di Papua dan NAD, bukanlah lebih otonom daripada daerah otonom (yang bukan khusus) lainnya. Otonomi Khusus di kedua daerah tersebut justru malah kurang otonom terlebih mereka memperoleh Dana Otonomi Khusus sebesar 2% dari total DAU (Dana Alokasi Umum) dan selalu mendapat DAK (Dana Alokasi Khusus). Jadi otonomi khusus tidak bisa dikaitkan dengan federalisasi karena kenyataannya daerah otonomi khusus justru belum otonom benar-benar dan masih sangat tergantung pada Pemerintah Pusat. Berbeda dengan Bali. Bali menginginkan Otonomi Khusus juga. Tapi motivasinya bukan memperoleh Dana Otonomi Khusus, tetapi ingin lebih merdeka di bidang budaya, lebih bisa mengembangkan pariwisatanya, dan tidak terikat dengan UU Pornografi. Demikian sekedar share saja. Thanks. CU. BTS.
--- Pada Sel, 10/8/10, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 10 Agustus, 2010, 11:56 AM Angka lima itu buat bangsa kita mengandung makna persatuan, kerelaan, dan sekaligus kekuatan. Nah, itu baru mulai ngarang.. He..he.. Silahkan tambah sendiri, pake teori juga bolehlah.. Salam Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... ! From: abimanyu takdir alamsyah <takdi...@gmail. com> Sender: refere...@yahoogrou ps.com Date: Tue, 10 Aug 2010 18:10:46 +0700 To: <refere...@yahoogrou ps.com> ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY Lima ...????? Sungguh pernyataan yang membingungkan. .. Indonesia memiliki 33 provinsi dan 17.500 an daratan pulau dan 2/3 nya lautan, dengan 623 suku bangsa yang dua pertiganya tinggal di bagian Timur negara kepulauan ini....... mengapa bisa menjadi lima...? Apakah dominasi yang kuat terhadap yang lemah akan dilegalisasi ? atau... Maaf ...mungkin negara lain yang sedang dibicarakan. ..? Bila demikian saya mohon maaf atas keikutan untuk "nimbrung" ini.... Salam, ATA 2010/8/10 Rempu Rayat <rumpiusa2004@ yahoo.com> Walaupun kesannya rada primitif, kalo sang presiden punya wakil lima orang yang "cantik" nya beda-beda kan bisa memberi "semangat" mimpin negara yang "rumit" ini... he..he..(soalnya artis-arti sedang gandrung mau jadi pemimpin)... Rempu S. Rayat Co-TL MTAS to USDRP Jakarta Indonesia From: ida gumelar <i_gume...@yahoo. com> To: refere...@yahoogrou ps.com Sent: Tue, August 10, 2010 9:53:51 AM Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY Ha ha ha, walaupun jadi federasi pres dan wapres tetap satu. Yg membedakan adalah cara membagi urusan dan diskresi dlm melaksanakan urusan yg menjadi urusan negara bagian. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... ! From: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> Sender: refere...@yahoogrou ps.com Date: Mon, 9 Aug 2010 19:30:55 -0700 To: <refere...@yahoogrou ps.com> ReplyTo: refere...@yahoogrou ps.com Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY apa hubungannya federalisasi dengan Wapres jamak ? -K- 2010/8/9 Rempu Rayat <rumpiusa2004@ yahoo.com> Rekan milis yth, Mana tau diantara kita ada yang nanti ikut bahas perundang-undangan federalisasi, nitip aspirasi kalo bisa, wapres ada 5, masing-masing dari untuk dan oleh warga wilayah setempat, yaitu sumatera, jawa, kalimantan, sulawesi, maluku dan papua. terimakasih sebelumnya. Salam. Rempu S. Rayat From: Harya Setyaka <harya.setyaka@ gmail.com> To: refere...@yahoogrou ps.com Sent: Tue, August 10, 2010 1:40:49 AM Subject: Re: [referensi] Fwd: Menyimak instruksi SBY iya.. tanggung ya.. mendingan Federalisasi saja sekalian.. wong sekarang sudah banyak otonomi plus plus.. lama-lama kalau semuanya juga minta 'ke-khusus-an', ya federal aja.. mungkin kalau sistem federasi, administrasi pembangunan bisa lebih efisien.. -K- 2010/8/5 Bambang Tata Samiadji <btsamia...@yahoo. com>

