--- In [email protected], "waluya56" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Enya, dalah dikumaha oge tetep nu salah tangtara, nu maen tembak. Tapi 
> nu pangsalahna mah tangtu we ATASANANA, naha rakyat disanghareupkeun 
> jeung tangtara? Sarua we jeung nyanghareupkeun jelema ka munding nu 


Coba urang coba2 ngajawab panalekan BBC di handap ieu:

        
Bagaimana penyelesaian kasus Pasuruan?
 

Tewasnya empat warga desa Alas Tlogo di Pasuruan, Jawa Timur dalam
insiden penembakan di tanah milik TNI-AL oleh sejumlah anggota marinir
di memicu kemarahan masyarakat.

Panglima TNI mengatakan, penembakan itu dilakukan sebagai langkah bela
diri setelah masyarakan yang mengadakan aksi unjuk rasa menyerang para
personil marinir.

Namun sejumlah saksi mata mengatakan, para anggota marinir menargetkan
langsung warga desa.

Diantara korban yang tewas adalah seorang wanita hamil, sementara
seorang bocah berusia tiga tahun menjadi salah satu korban luka-luka.

Korps marinir sedang menyelidiki insiden ini dan Komandan Pusat
Latihan Tempur Marimir di Grati, Pasuruan, Mayor Husni Sukarwo telah
dicopot dari jabatannya.

Sejumlah kalangan mendesak agar para tersangka penembakan diadili di
pengadilan sipil secara terbuka, sedangkan menurut undang-undang yang
masih berlaku saat ini, peristiwa yang melibatkan militer harus
diadili dalam pengadilan militer.

Apa pendapat anda mengenai insiden ini?

Apa pandangan anda mengenai penjelasan bahwa korban tewas akibat
peluru yang terpental dari tanah?

Apakah insiden ini harus disidik dan diadili di pengadilan sipil?

Kirim email ke