Karena saya merasa belum bersih hati nurani-nya saya mau komplain ah :) Apa sih ya untungnya published price list ? Buat customer apa ? Buat vendor apa ? Jika satu customer dapat harga muraaaah banget karena sudah langganan apakah customer yg baru pertama kali beli juga mau harga yg muraaaah banget itu ? Kalau kita yg jadi vendor mau ngga ?
Kalau mau dipublish mungkin sebaiknya di-break down ya : Harga Barang = A(Rp = USD x kurs) (FOB Shipping Point) Biaya Kirim = B (Rp/km) (FOB Destination) Biaya Instalasi Fisik = C (Rp/OH) (Default-Configuration Project) Biaya Setting Parameter = D (Rp/OH) (Turn-key Project) Laba = E % (10-20%) Pajak Pertambahan Nilai = F = 10% x A+B+C+D+E Pusing ngga sih kalau Principle/Distributor yg hrs punya data itu ? Usulan saya aja nih, daripada capek ngatur vendor yg beda-beda negara dan aturan hukum serta pricing schema-nya, gimana kalau semua instansi pemerintah diwajibkan saja untuk mempublikasikan Daftar Kontrak dan Rinciannya (termasuk isi kontraknya), supaya bisa dijadikan referensi oleh instansi lain ... ngga ada larangan untuk hal ini khan ya ? Salam, Chandra Yulistia, CISA CISM* ---------------------------- M (62) 812 945 2128 E [email protected] ---------------------------- Sulzer wrote: > Kembali ke bagian akhir email Saya; > > "Semoga Bangsa ini punya Martabat dan Harga Diri yang lebih tinggi > dengan 'berbuat' sesuai hati nurani yang paling bersih..." > > Kalau komplain, berarti Hati Nurani-nya belum bersih tu, Mas Ibenk... > :D > > Salam, Sulzer Jusman > > ________________________________ From: Ibenk <[email protected]> To: > [email protected] Sent: Monday, September 14, 2009 > 12:47:38 AM Subject: RE: [eGovIndonesia] Re: Publikasi Pricelist > Vendor di Website Pemerintah atau PEMDA > > Ide menarik, Pak. Kalau Pemerintah yang memasang website yang berisi > update harga rata-rata publik, kira-kira banyak nggak swasta > Indonesia yang akan komplain :D Kami sih siap-siap saja > memfasilitasi, meskipun untuk menentukan harga standar diperlukan > effort yang lumayan dari sisi Pemerintah. Tetapi itu sestap sepadan > dengan efisiensi yang dapat dinikmati bangsa ini. Masih menunggu > pendapat dari pihak yang tidak sependapat. Thanks > > Sukses selalu, Ibenk
