Atau mungkin juga Pak.Efendi Gazali bakal menyusul jejak 2 orang pendahulunya (Pak.Wimar Witoelar dan Pak.Andy Malarangen) setelah sukses membawakan acara yang mirip dengan Republik BBM walaupun berbeda stasion, namun dua-duanya dikemudian hari menjadi orang dekat Presiden alias Juru Bicara Presiden.
Salam, Suhaimi ----- Original Message ----- From: Mariana Amiruddin To: [email protected] Sent: Monday, March 05, 2007 12:00 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Republik BBM akan disomasi?? Saya malah melihat sebaliknya. Para presiden di republik BBM ini adalah presiden impian saya, karena mereka bisa melucu, bisa mendngarkan dan bisa diajak bicara. Dan ketika mereka dikritik mereka bisa mengangguk setuju, bisa juga menolak dan berargumentasi dengan gayanya masing-masing. Rasanya damai sekali. Saya tidak melihat ada kejelekan di antara mereka, saya melihat kebahagiaan, kekompakan. Misalnya ketika tema tentang "wanita listrik" buat saya itu pembahasan solusi yang luar biasa. Begitu juga ketika episode banjir, Gus Mur, Jarwo Kuat dll ikut memakai jas hujan dan menggulung celananya sebagai keprihatinan. Jangan sampai acara ini dicabut. Satu lagi tanda bagi kemunduran luar biasa di negeri ini. Salam, Mariana
