Mas Harry,
Di kantor saya yg lama (sebelum di likuidasi), semua pejabatnya, dari level 
"biasa" sampai Presdir tidak ada yang mencantumkan "gelar" di kartu nama maupun 
dalam surat-menyurat. Padahal mayoritas lulusan universitas top dari dalam dan 
luar negri.
Mungkin kita bisa belajar dari Jepang, yang lebih mengutamakan "isi" daripada 
"kemasan".

Salam.


----- Original Message ----
From: Harry Priyono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, March 15, 2007 8:46:32 PM
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Anggota DPR dan Presiden Harus Sarjana

Yth Pa' Bungaran,

Itulah pak repotnya, karena title kesarjanaan seolah-olah menjadi satu-satunya 
syarat untuk menjadi pimpinan dan itu selalu tertanam pada adik-adik kita yang 
sedang menuntut ilmu yang banyak dari mereka sebenarnya tidak menyukai disiplin 
ilmu yang diperlajari tetapi demi mendapatkan titel sarjana untuk menyenangkan 
orang tua atau sekedar mendapatkan pekerjaan... .bahkan di instansi pemerintah 
banyak pegawai yang berusaha untuk mendapatkan titel S1 dan S2 untuk bisa 
mendapatkan kenaikan golongan paling tidak memiliki kesempatan untuk menjadi 
pejabat.

Mungkin yang seperti kita harapkan hanya ada di Republik Mimpi...he.. .he...he

Salam

Kirim email ke