Setahu saya, yg namanya safety di transportasi udara, leave no space for
error. Ini kok sampe2 safety bisa dinego jadi 3 kategori. Wah, kita ini
makin pinter ngakalin aja ya?

Salam,
Dewono



On 3/27/07, Harry Priyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Maaf, kalau saya cenderung menyayangkan kenapa sampai dikeluarkan ranking
> operator, bahkan dinyatakan tidak ada operator yang masuk dalam kategori 1
> karena dampak yang dialami saat ini bagi operator penerbangan secara umum
> menjadi lebih berat karena :
>
>    Dikeluarkannya beberapa travel warning dari beberapa negara yang
> menganjurkan untuk tidak menggunakan penerbangan domestik di Indonesia.
>    Naiknya harga sewa pesawat dan jaminan yang harus diberikan.
>    Naiknya premi asuransi.
>
>   Tentunya hal tersebut diatas mempengaruhi pendapatan dan biaya operator
> penerbangan, ditambah lagi kepercayaan yang berkurang.
>
>   Sekian Wasallam
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke