Memperkaya literatur memang penting. tapi jangan lupa, dalam membuat dan 
mengaplikasikan suatu rencana, ada yang lebih penting, yaitu intuisi. anda 
jangan terpaku pada literatur semata, pergunakan intuisi anda. selanjutnya 
dengan intuisi ini kita bisa mencari data2 yang bisa menguatkan.

Betul masuk jam 6.30 bukan suatu hal yang baru. tapi apakah itu suatu hal yang 
baik?

Sekali lagi anda membawa diskusi ini melebar ke masalah keimanan.
anda boleh saja bilang kalau banyak agama yang menganjurkan doa pagi. tapi 
apakah semua orang harus melaksanakan ajaran agamanya itu?

-rini-

Posted by:      "Harya Setyaka"
      [email protected]
              �

          kokomarokosetyoko



      Thu Dec�11,�2008 1:04�pm        (PST)


            Bung Manneke...

berpikirlah positif..



ini menunjukkan bahwa masuk sekolah jam 06.30 bukan lah hal yg baru di

Indonesia... gitu aja kok susah bgt sih nangkepnya..



Anda salah... ini adalah masalah transportasi. . dan transportasi adalah

derivatif dari pola aktivitas manusia,. termasuk kebiasaan bagun-tidur. .

bukan cuma anak.. tapi bapak-ibu juga..

mengapa jam 2 pagi tidak macet menurut anda??



ada pola aktivitas harian... ada pula tahunan.. maka ada siklus macet dalam

1 hari..(macet tidak 24 jam toh?)

ada pula dalam 1 tahun.. misal arus mudik.



Makanya.. perkayalah literatur anda.. jangan mengandalkan insting,...

karena banyak permasalahan nyata yg perlu solusi counter-intuitive.



Betul ini bukan masalah berdoa sebelum pelajaran.. masuk jam 7 pun tetap

berdoa menurut kpercayaan masing-2...

ga berkepercayaan ya ga berdoa..

Di Sekolah Negri ya berdoa sesuai kepercayaan masing-2..

Sy pun dulu sekolah di sekolah katolik tapi tetap berdoa sesuai kepercayaan

sy.



setahu sy bangun pagi bukan hanya dianjurkan oleh satu agama..

missionaris- 2 yg dulu mendidik saya di sekolah katolik juga bangun extra

pagi utk doa pagi.

bhikku-2 jg idem.

dan iya.. mereka memang bangun sebelum ayam berkokok..



kalau pemerintah sudah bisa menjamin kualitas sekolah tinggi dan merata,

tersedia di setiap kelurahan/kecamatan ..

maka kontribusi pergerakan menuju sekolah (to-school trips) terhadap

kemacetan bisa sangat berkurang.



gitu dulu ya ...



salam,

-K-






[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke