Buku yang dibaca itu buku ilmiah atau buku cerita?

sol

Salam
Mulyadi

--- On Sat, 6/13/09, Priatna Dimas <[email protected]> wrote:

From: Priatna Dimas <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Deplu Minta Waspadai Intelijen Pendidikan
To: [email protected]
Date: Saturday, June 13, 2009, 10:25 PM





      Saya sering membaca buku tentang organisasi intelijen dan kegiatannya, 
mereka dalam merekrut seorang calon mata-mata sering memanfaatkan program 
belajar dengan iming-iming beasiswa dan tentunya yang diberikan  kepada 
mahasiswa yang berprestasi. ketika mereka para mahasiswa tersebut sudah  
belajar di negara tujuan, para agen intelijen mulai melakukan aksinya dengan 
mendekati mahasiswa tersebut dengan iming-iming berbagai macam  fasilitas. 
setelah mahasiswa  menempuh study dan akan menulis disertasinya, mereka 
diarahkan untuk membuat penelitian di negara asal mahasiswa  tersebut. Kalau 
deplu memberi peringataan sekarang, sebenarnya sudah terlambat karena kalau 
tidak salah saya juga pernah dengar dari teman saya bahwa setiap mahasiswa yang 
menulis disertasinya harus melakukan peneltian di negaranya sendiri dan ini 
dilakukan oleh PT di Austarlia. Kita sendiri sudah tahu bagaimana Australia 
memandang negara kita. Kalau kita mau cermati banyak
 mahasiswa

 lulusan dari luar negeri yang sudah menjadi antek atau mendukung kegiatan 
pencarian informasi tentang situasi dan politik negara kita. Saya hanya 
mengingatkan hati-hati dengan intervensi asing melalui politik, ekonomi, 
sosial, budaya dengan bantuan orang-orang kita yang ingin menjual negara ini 
demi satu dollar dengan menjadi agen mata-mata.  Wassalm Priatna 

Kirim email ke