lebih jitu lagi jawaban rekan sekerja ku tadi siang, sehabis
serius membahas penon-aktifan kapolri bimantoro yang ditolak
oleh yang bersangkutan dan didukung oleh pengakuan de-pe-er
dan banyak prof. hukum tatanegara semisal jimly dan yusril...
temanku yang jawa tapi bernama sunda (asep), bilang:
"Walaaah... kayak ndak tahu sama GD saja. Nggak ada tuh
urusan moral-moralan atau konstitusional-konstitusionalan,
yang penting GD itu kan cumak mau menganalogikan usaha atau
usul-usul agar dia lengser saja. Buktinya, 'lhooo lha yang hanya
setingkat Kapolri yang dulu gue-gue angkat tanpa permisi ke
DPR, sekarang tak non-aktifkan 'ndak mau'... lha apa lagi
gue yang diangkat oleh yang mulia MPR sebagai PRESIDEN,
lha kok nyimut disuruh cumak mundur thok dan disalah-salahin...
hahaha".
lantas ada teman lain nyelethuk sengak, "Lha tapi mengapa
SBY mau lengser sebagai menkopolsoskam?"
si Asep nekat aja komentar: "Lhaa ini kan juga suatu deal polotis
(polo yang pakai taktis) antara GD dan TNI. Disingkirkan dulu,
tapi mengangkat yang lebih yunior, Egum Gumelar.... maksudnya
nanti kalau benar-benar 'kisruh', kan tinggal enteng SBY ambil
alih... kan masih ada dukungan dari 'adik'-nya si Egum, kan
waktu begitu tinggal TNI yang paling kuat dan dapat diterima
oleh berbagai kalangan yang mulai muak dengan tingkah
'tandak-bedhes' parlemen dan eksekutif? Buktinya menhan
Mahfud juga mulai 'teriak-2' 'heee gusduuuur, aku ki gantilah
dengan yang punya bedhil...' gitu aja kok pusing, sampeyan?"
aku cumak bisa ndlongop dan ngowoh, membaca 'angan-angan'
Si Asep... ah, jangan-jangan praduga sampeyan yang ndugal
gitu malah benar semua Sep?
Asep meneruskan: "Kalau SBY tetap sebagai menkopolsoskam,
kemudian naik memegang kendali, kan hancur dia, dianggap sebagai
masih orangnya GD, berarti GD yang disangka mendorongnya
untuk kup-militer, tak iya. Ngenai penolakan SBY sebagai mendagri
atau apa saja, aaah.. itu kan bisa diatuuuur.... siapa tahu waktu
SBY dipanggil GD bilang gini: "Pak Bambang, gimana pun juga
gue bakalan lengser. Lha mau kan Pak Bambang ngganti-in gue
sementara nanti kalau pertandingan di SI bener-bener ribut..
emang mau gue bikin ribut kok.. Nah, untuk itu dengan ini Sampeyan
tak pecat, terus nanti di depan pers Sampeyan bilang saja, bahwa
sampeyan menolak tak jadi-in Mendagri gitu ya mBang.. hehehe...
ngerjain anak TK aja kok repot.... Gimana mBang... mau kan?
jadi presiden sementara setidaknya pejabat presiden lah....
dukungan pasti banyak ta wis....."
aku tambah ngowoh... semprul tenan koen Sep.... bikin analisis
kok pating plethot gitu sich.. ah jangan-jangan betul semua
pamawas Sampeyan Sep.. yuuup... kita tunggu..
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "My Populis" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, June 05, 2001 3:12 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] kapolri
Hebat, seharusnya kulitinta pindah ke milis FID; FID pindah ke kuli tinta
benar-benar jitu jawaban bung yang satu ini.
MYP
----- Original Message -----
From: odink kusumahsubrata <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: 04 Juni 2001 9:23
Subject: Re: [Kuli Tinta] kapolri
> Kembali kepada Moral
> Kalau Kapolri tidak tidak punya moral ya bagaimana
> bawahannya.
> Seharusnya sejak kasus gagalnya penangkapan Tommy dan
> kasus peledakan Bom juga kasus Laskar Jihad, Bimantoro
> tidak usah macam2 langsung minta berhenti sesuai
> dengan janji beliau sendiri.
>
> Salam
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--