Betul sekali Bung Irsyad... Sangat kurang sekali sosialisasi SAI untuk tingkat daerah. Memang sudah ada sosialisasi dari KPPN unuk hal ini.Tapi yang ada pembinaan dari KPPN setempat jika tidak ada integritas yang tinggi dari pegawai KPPN (yang jadi narasumber) maka sosialisasi SAI cuma sebagai syarat aja... alias alakadarnya... Dan mohon maaf sebelumnya... terkadang masih ada praktek2 yang membiarkan satker2 bodoh soal SAI... tau kan maksud saya ... pamrih dari hal ini apa...?? Yah berharap dan berharap ke arah perubahan yang lebih baik....
--- In [email protected], "mi_84213" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ini akibat pembinaan dan penyuluhan SAI tidak sampai ke satker2 di > daerah. tim pembina hanya ada di untuk tk pusat dan tk kanwil, padahal > satker2 tersebar dipelosok tanah air. apa sanggup tim pembina itu > membina satker2 yg begitu banyak tanpa melibatkan kppn? selama ini > khan kppn tidak dilibatkan secara resmi dalam pembinaan sarker. > saya usulkan agar perdirjen yang mengatur pembinaan sai direvisi lagi > sehingga kppn masuk dalam tim pembina tingkat daerah. > > --- In [email protected], "aklapboy" <aklapboy@> > wrote: > > > > ini namanya karena setitik belanga rusak susu nila...karena LKPP satu > > Departemen yang Disclaimer bisa berakibat fatal bagi yang > > lainnya,memang lebih baik per Departemen jadi pemerintah bisa concern > > Departemen mana yang lebih perlu dibina,karena kalau tidak tahu dimana > > penyakitnya,gimana kita tahu lokasi untuk ngobatinya ya....? > > walaupun LKPP kita udah Top Markotop dan Good marsogood tapi kalau > > teman dari Departemen Lain Letoy ya...selamanya akan Disclaimer... > > >
