Saya kurang setuju dengan saudara Wahyu Ardiansyah, karena saya lihat dan saya
rasakan sendiri bahwa ternyata "SDM" dari pihak satkernya sendiri ternyata yang
bermasalah. Pihak KPPN sudah seoptimal mungkin untuk melaksanakan sosialisasi
dan berusaha untuk menerangkan sedetail mungkin agar mudah dipahami, jadi anda
jangan men-generalisir dan men-judge bahwa pihak KPPN hanya sekedarnya saja
melaksanakan sosialisasi, saya juga tidak menutup mata bahwa masih ada oknum di
KPPN yang masih "membantu" satker. Tapi itu juga dikarenakan "SDM" dari
satkernya sendiri, seperti ada kasus "satu MAN didaerah agak terpencil dan
ternyata sang bendahara itu seorang bapak tua yang telah menjadi seorang guru
selama puluhan tahun menjelang pensiun, dan beliau susah sekali untuk
menggunakan yang namanya komputer, meskipun telah diberitahu untuk membawa
operator tetapi tiap pelatihan/sosialisasi tetap datang sendiri dengan alasan
"ga ada lagi orang", klo seperti ini siapa yang patut disalahkan
KPPN ato KPA?????????
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]