mas dul....ngikut nanya jg yah...
kalo ngurus npwp di kantor pajak bisa diwakilkan ga? misal, npwp swami-q tapi 
aq yg ngurus...
trus klo airport-tax tuch sama ga seeh ama fiskal? koq di brita itu airport-tax 
int` sekitar 150 rb ajah (dulu 100 rb)...padahal kan klo fiskal (yg dulu 1 jt) 
skrg 3,5 jt yah...? apa emang harus byr dua-duanya...? (kyknya iya deh, dulu 
kyknya q pernah byr fiskal 1,1 jt, kalee dah ama tax-nya itu yah...?) 

thx sebelumnya yah atas jwb-nya....(dah yakin aja nech bakalan dijwb 
hwahahaha.....)
salam, 
~ga`mudengmodeon~


--- On Tue, 2/24/09, nayarini estiningsih <[email protected]> wrote:
From: nayarini estiningsih <[email protected]>
Subject: Re: [SMUN 1 Demak] tanya SPT ke mas Dul (Ikut nanya juga)
To: [email protected]
Date: Tuesday, February 24, 2009, 12:35 AM











    
            1. bekerja di LN lebih dari 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan.
2. atas penghasilan tersebut telah dikenai pajak di LN
3. tidak menerima/memperoleh penghasilan dari Indonesia.
 
Mas Dul,
 
Aku memenuhi ketiga syarat di atas lho Mas...jangan ditagih ya kalo mudik :-D. 
Tapi, bagaimana pemerintah Indonesia tahu kalau warganya yang di LN sudah bayar 
pajak atau belum, hayo? Kecuali kalau semua jujur, rendah hati, baik budi dan 
rajin menabung kayak mas Hizbul (wink wink). Apa Dirjen pajak bekerja sama 
secara global dengan semua negara di dunia (orang Indonesia di mana-mana ada 
lho...). Apa ada aturan untuk menyerahkan foto kopi dokumen semacam NPWP kita 
di LN? Kalau ada, siapa yang bertanggung jawab untuk mensosialisaikan kepada 
WNI di LN? Kantor kedutaan? Selama ini adem-adem saja tuh ga ada informasi 
apa-apa dari KBRI mengenai pajak. 
 
Selama ini, pengalaman yang aku alami berkaitan dengan pajak mungkin cuman 
fiskal bandara (yang menurut mas Dul semacam retribusi). Lucunya, fiskal cuman 
ada di Indonesia. Bandara di luar negeri ga ada yang pake fiskal (kenapa ya?). 
Aku ga pernah bayar fiskal kalau pulang dan mau balik lagi ke UK, karena untuk 
WNI yang tinggal di LN cukup meminta form bebas fiskal di bandara dan 
menunjukkan bukti bahwa kita punya alamat tetap di LN dengan menyerahkan paspor 
yg di belakangnya sudah dicap oleh KBRI dan ditulis juga alamat kita.

Dengan adanya aturan baru bahwa WNI yang akan ke LN harus bayar fiskal kecuali 
yg punya NPWP, apa aturan untuk WNI yg tinggal dan kerja di LN masih sama atau 
ga ya? Jangan-jangan aku juga harus bawa bukti NPWP-ku di UK supaya bisa bebas 
fiskal? Ada pencerahan mas Dul?
 
suwun

        New Email addresses available on Yahoo!  

Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.

Hurry before someone else does!
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke