setuju Mas ,, bhw feminis sejati nggak mau begitu.. setuju juga perlunya ada aturan disaat masih marak kekerasan , kalau ngandelin perubahan dr masyarakat sendiri jd terlalu lambat.., jadi bagus ada komnas perempuan , uu kdrt...sayang bin ajaib yg keluar malah perda a la Banten...
Tapi sy kira fenomena titanic yg terjadi setahun lalu, masih juga kok terjadi sekarang antara lain dgn semboyan lady first bagus juga direnungkan agar kesetaraan lebih dapat di hayati. ..secara umum aku yakin itu nggak terlalu salah..masing masing ada kelebihannya... soal fisik umumnya laki laki lebih kuat.. secara daya tahan mental umumnya sering wanita yg lebih kuat.., makanya ada penelitian bilang, kalau laki menduda .. nggak kawin lagi.. dia segra akan nyusul ke akhirat, sementara perempuan bisa terus menjanda berpuluh tahun tanpa kehilangan semangat hidup.. Makanya lebih banyak janda yg hidup duda , dan lebih banyak duda yg kawin lagi.dibanding janda .. smile.. senang juga lho , kalau ada mahluk indah , minta perlindunganku...,sepertinya aku hebat... smile..,jadi sebaiknya jangan semua wanita merasa sama kuat dgn laki laki.. Salam Haniwar At 10:20 PM 4/24/2007, you wrote: >Titainic itu tenggelam satu abad yang lalu, Pak. Lha ya lucu kalo >peristiwa seabad lalu mau dipakai untuk bicara soal situasi perempuan pada >masa kini. Sudah mengertikah kini mengapa contoh Titanic ini paling cocok >ya di-parodi-kan? > >Tapi, kembali saya katakan, perempuan feminis tak akan pernah >menuntut-nuntut ditraktir atau didahulukan dalam segala hal. Perempuan >feminis sadar bahwa dengan semakin besarnya kebebasan diri, semakin besar >pula tanggung jawab. Kalo yang ngaku feminis tapi kesana kemari minta >ditraktir laki-laki melulu dengan alasan bahwa dia perempuan, ya ini >feminis gadungan. > >Bahwa negara, pemerintah, penguasa, hukum masih terus mau memperlakukan >perempuan sebagai makhluk yang sama tak berdayanya dengan anak-anak, ini >bukan hasil tuntutan kaum feminis, melainkan kelanjutan dari pola pikir >patriarki. > >Tapi, dalam masyarakat yang masih belum setara, yang masih marak dengan >kekerasan dan peminggiran terhadap perempuan, maka negara dan perangkat >hukum wajib memberikan perlindungan kepada perempuan. Contohnya? Ya di >negara kita ini. > >manneke
