Pas banget dengan filsafat jawa "Melik gendong lali" yaitu hasrat yang membabi buta membuat lupa. persis dengan sang kiai dari semarang ini, saat hasrat sudah di atas segala-nya maka dia dengan bangga dan merasa jadi orang yang paling berkuasa bisa menikahi anak umur 12 tahun. dengan mengatasnamakan syah secara agama, sekarang tinggal Hukum di Indonesia bagaimana, karena hukumlah yang berperan di sini, mulai dari aparat kepolisian harus pro aktif menyikapi hal ini, dan bagi Pemerintah dan DPR juga harus selalu merasa punya tanggung jawab untuk bisa menyelesaikan polemik ini.
--- Pada Jum, 24/10/08, Bianca Goeritno <[EMAIL PROTECTED]> menulis: Dari: Bianca Goeritno <[EMAIL PROTECTED]> Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RE: Kiai Nikahi Bocah 12 Tahun Kepada: [email protected] Tanggal: Jumat, 24 Oktober, 2008, 11:17 PM setuju, pusing ngebahas RUU Pornografi, bagaimana dengan nasib bocah 12 tahun yang dinikai pria umur 43 tahun, yang lebih cocok jadi ayah dari sang bocah. Orangtua si bocah dibayar berapa ya sama si milyader asal semarang ini? dan tadi sore saya nonton reportasenya trans tv, sang kheik itu berkata "perkawinan saya sah secara islam" tapi indonesia bukan negara islam, tetapi negara hukum. Tapi satu hal yang pasti Money can do anything.
