Pertama, berita itu dimuat di milis ini. Wajar jika dikomentarin para member. 
Kan tujuan pemuatannya bukan untuk dipajang sebagai hiasan, melainkan untuk 
dibahas? Anda ngerti nggak sih kelaziman dalam suatu forum yang bernama "milis"?
 
Kedua, perempuan yang Anda katakan "setuju" dan "suka" itu adalah seorang anak 
kecil berumur 12 tahun. Tidakkah ini mengusik hati Anda? Jika tidak, saya tak 
bisa bayangkan manusia macam apa Anda ini. Sungguh malang nasib perempuan yang 
jadi istri Anda atau yang dilahirkan sebagai anak-anak Anda.
 
Ketiga, di sini tak ada teori-teorian. Yang bicara adalah nurani dan akal 
sehat, bukan syahwat yang membabi buta. Anda sendiri kenapa mesti maprak-maprak 
ngaumuk-ngamuk kepada orang yang berkomentar? Bukankah kayinya sendiri cuek 
biar dikata-katain? Lalu Anda apa juga urusannya mengangkat diri jadi jubir si 
kyai? Solidaritas ya? Punya pengalamana sama ngebo'ongin anak perempuan 12 
tahun ya?
 
manneke

--- On Fri, 10/24/08, Awang BinSaS <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Awang BinSaS <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kiai Nikahi Bocah 12 Tahun
To: [email protected]
Received: Friday, October 24, 2008, 10:16 AM






Saya heran byk orang teriak2 gak setuju dgn perkawinan mereka. Lha wong kedua 
orang yg nikah aja tenang2 aja kok, si cewek juga suka dgn jodohnya..mau apa 
lagiii..???! !
Menurut saya, malah bagus tuh hubungan dilegalkan.. itu lebih baik dan bernilai 
ibadah,,lha wong suka sama suka...
Bagi saya, aneh sekali orang2 yg teriak2 gak setuju....lha apa alasan gak 
setujunyaa.. .??!!
Biar saja mereka menikah...siapa yg rugi..?? kagak ada khan..??
Para pengamat, Para psikolog, aktivis perempuan , komnas ham,,sudahlan jgn 
ngurusi masalah pribadi orang lain...itu hak mereka kok untuk nikah...jgn 
merasa paling pintar lalu menggurui dgn teori2 aneh2....... .

 














      __________________________________________________________________
Get the name you've always wanted @ymail.com or @rocketmail.com! Go to 
http://ca.promos.yahoo.com/jacko/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke