Pak Manneke, ya gimana mau melawan ketika ada perubahan tahun ajaran sekolah, 
lha wong masih di jaman eyang besar. Tapi kalo sekarang tetap disuruh diam, 
mungkin karena keenakan hidup di jaman eyang. 
Masalah angkot sudah tidak ngetem, mungkin terjadi di jalur yang tiap hari 
dilalui pak HS. Kalo yang saya tahu, macet di depan ITC Cempaka Mas, di Pemuda, 
Pasar Rebo, masih saja terjadi. Padahal polisi udah pasang tampang sangar 
dengan pentungan di pinggang dan sempritan di mulut. Tapi kok ya membandel 
ya....ini di jalur yang sering saya lewati.

riyanto


Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: manneke budiman <[email protected]>

Date: Sun, 21 Dec 2008 14:40:06 
To: <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: "Rekor Dunia" Jam Masuk Sekolah


Masih kaga ngerti juga rupanya ya? Pertanyaannya itu Pak HS (ini sudah 
dikemukakan entah brrapa ribu kali di sini) adalah: KENAPA kok anak sekolah? 
Kok malah mbulet ke alasan "cuma setengah jam" segala? Kalo, gitu, kenapa nggak 
aturan ini buat PNS aja yang jelas lebih seragam jam masuknya dibanding sekolah 
yang beda-beda?
�
Kalo Anda gak mau eyel-eyelan, jawab saja pertanyaan simpel ini. OK Boss?
�
Kalo tahun 1970-an Anda merasa pernah "dipermainkan" tapi oke oke aja dan kaga 
apa-apa, ya itu biar jadi nasib Anda aja deh. Jangan sekarang orang lain 
disuruh ikut-ikutan ngalamin "dipermainkan" lalu disuruh ikut pasrah kaya Anda.
�
Anda dengar DARI MANA bahwajam masuk kantor karyawan Pemda juga dimajukan? 
Dalam mimpi?
�
Angkot kaga berani ngetem lagi? Hahahaha! Saya aja yang tinggal jauh di negeri 
orang masih bisa liat angkot ngetem dan tak banyak yang berubah dalam hal ini. 
Anda ini info dari mana "angkot tak berani ngetem lagi"? Lha wong ditilang 
sekali dan ngasih duit, abis gitu mau ngetem seharian juga oke kok. Bapak'e, 
bapak'e, Anda kok makin ke mana-mana?
�
Sekolah menjejali otak murid itu bukan salah sekolahnya, Pak. Itu kurikulum 
dari Diknasnya emang gitu. Dan tak betul bahwa itu tak dilawan. Anda aja yang 
kuper nggak ngikutin perkembangan. Dari zama Orba dulu, itu sudah dilawan, dan 
banyak sekolah yang dengan kreatif bisa mengakali kurikulum itu untuk 
mengurangi beban tanpa menrunkan mutu. Kalo kaga tau, sebaikna jangan dilebarin 
ke sini deh, tambah bikin ribet aja. Nanti Anda ambah capek dan bingung lho.
�
Cengeng? Mungkin. Tapi yang jelas Anda orang tua EGOIS dan cuma bisa mikir 
kepentingan diri sendiri. Melihat cara mikir Anda, saya sama sekali tak percaya 
bahwa Anda punya concern sama sekolah gratis. Ini cuma tokenisme saja. Kalo 
anak-anak sekolah itu Anda bilang CENGENG, maka predikat yang tepat buat pemda 
DKI pujaan Anda itu adalah PENGECUT (demikian pula para pendukungnya), sebab 
cuma berani bikin kebijakan yang kenanya ke anak kecil. Hehehe, udah gitu nggak 
tau malu lagi ngatain korbannya cengeng.
�
Sementara itu, kalo ada usul usia pakai kendaran dibatasi, Anda sendiri jadi 
CENGENG dan minta dikasihani dengan alasan orang udah tua kok disuruh beli 
mobil baru. Yang cengeng siapa, kelihatan jelas kok di sini, Bapak'e.
�
Nggak betul, Pak, tafsir Anda atas maksud saya keliru sama sekali. Saya tak 
setuju dari segi apapun dengan kebijakan ewes-ewes ini. Anda aja yang maksa 
terus memasukkan tafsir Anda ke pikiran-pikiran orang lain. Padahal keliru 
semua. Saya menolak total kebijakan ini. Nggak pake koma, nggak pake titik-koma.
�
manneke

------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan 
http://kompas.com/
3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota
4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]
5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke