Ya kalo pusing minum puyer bintang toedjoe dulu, Pak.
 
Kalo Pak Haniwar tanya saya tentang peluang keberhasilan kebijakan itu 
dibanding pengorbanan yanag harus dikeluarkan anak-anak itu, maka tanpa mesti 
nunggu 2009 saya berani pastikan tak akan berhasil. Nanti boleh dibuktikan kalo 
saatnya tiba. Kalo mau taruhan juga boleh, tapi takutnya nanti Anda makin mumet 
kepikiran bakal kalah taruhan.
 
Soal Carrefour dan jam sekolah ini, Pak HS, tampaknya sudah beberapa kali deh 
dijelaskan bahwa intinya bukan pergi ke DPR atau enggak. Intinya adalah 
KEBERPIHAKAN kita. Dari situ ketauan kita ini plin-plan dan oportunis atau 
konsisten dengan prinsip bahwa yang lemah tak boleh dikorbankan. itu bukan 
prinsip yang melatarbelakangi perjuangan Anda membela pasar tradisional?
 
DPR mau terima atau enggak itu urusan mereka. Mereka yang dipilih untuk duduk 
di Senayan sana. kalo mau denger, kita acungi jempol, kalocuek bebek, pemilu 
berikutnya ya pilih orang lain. Jadi, ini bukan urusan menang atau kalah di DPR 
sana. Ini tentang PRINSIP KITA, Pak. Yang dipertanyakan Pak Riyanto dan saya 
itu prinsip Anda itu lho, kok senin-kemis? Kalo membela pasar tradisional 
sampai berbusa-busa tetap semangat 45 dengan alasan para pedagang itu lemah dan 
harus dibela melawan carrefour, tapi giliran anak sekolah jadi korban kebijakan 
lalu-lintas (masih mending kalau kebijakan pendidikan, ini kebijakan 
lalu-lintas!), empati Anda lebih kepada penguasa.
 
 
Kalo soal prinsip, Pak, saya akan NGOTOT di sini, dan moderator nggak ngelarang 
kok. Lagi-lagi, Anda salah mikir, dikiranya saya pusing sama DPR ataua DPRD.  
Bukan Pak, saya kaga peduli sama mereka sebab saya tau kualitasnya kaya gimana. 
Tapi saya peduli sama orang semilis ini, yang terus-terusan mau coba dibodohin 
dan dikadalin. Saya ngotot ini supaya pikiran mereka bisa terang melihat 
persoalan dan nggak gampang keseret arus atau pembentukan opini yang busuk. 
Oke, Pak HS? Sudah ngerti sekarang? Jadi, jangan nyuruh-nyuruh saya ke DPR lagi 
ya.
 
Kalo Anda nggak mua ikut-ikutna ngotot, ya gampang. Berhenti aja ikut diskusi 
soal jam sekolah. Anda nyuruh orang jangan ngotot tapi Anda sendiri ya 
sama-sama blong remnya. Gimana dong? Padahal udah sampe ngeluh pusing dan capek 
segala...
 
manneke
 


--- On Wed, 12/17/08, Haniwar Syarif <[email protected]> wrote:

From: Haniwar Syarif <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: "Rekor Dunia" Jam Masuk Sekolah
To: [email protected]
Received: Wednesday, December 17, 2008, 11:49 PM






pusing pak diskusi dgn bapak ..smile

saya sap selalu berubah pendapat spt kata seorang sufi, "pendapat ku
lah yg kuanggap paling benar tetapi jika ternyata ada pendapat lain
yg lebih benar maka pednapat itulah yg akan jadi pendapatku "

aku gak bilang mana yg lebih besar... antara korbanan dan hasil..
dlm soal masuk pagian.. itu pelru dinalisa

yg aku berani bilang analisa pak Manneke ya belum tentu betul juga

yg aku berani bila nggak ada hasil tanpa pengorbanan

yg aku berani bilang bhw pemda punya juga kok rencana lain
selain majukan jam sekolah

yang aku bilang...bagiku ulangi bagiku ... masuk lebih pagi setengah
jam not a big deal..

soalcarre4 sama aja bu.. ada debat antara pro kontra

lalu aku coba yakinkanm pemerintah untuk berpihakkpd ku

pastilah ada dua pandnagan

seringnya pemrintah juga kalau kita gak kasih info dapatnyalalu dr
pihak yg berseberangan. . jadilahkeputusannya gaksesuai harapan kita

maka itu , orang pintar spt bapak sangat pamntas utk langsung
memasukkan usulannya kpd pemd aatau pihak terkait misal dprd, dalam
kasus uu app . aku saran masukkan ke dpr

nah soal carre4 pak, kami sering bersama sama duduk di depan para
pejabat pemerintah mendiskusikan ini , sampai 1 bulan yg lalu kamimasih bgt

saling tukar argumen

malah debat disini cuma iseng aja.. kok anggap aja
sosialisasi pendapat kelompok saya

yg pelru di perhitungkan adalah maju menyampaikan argumen itu ke
pembuat kebijakan.

dan itu di muali dgn surat kami mohon didengaraspirasikam i , baik
kepenmrintah, ke pemda, ke dpr , ke dpd

perjalanan panjang .. dan dalam perjalanan panjang itu . kami saling
take and give kok

gak ngotot aja spt terkesan di milis ini

begitu pak penjelasan saya

soal carre4 keluar perpres 112, minggu inmi akan keluar
pemrmendag ttg juklaknya dan itu hasil dari kita coba saling mengerti ...

bukan ngotot aja

HS

Kirim email ke