Setuju...selain ilmu pengetahuan dokter jg harus memiliki attitude yg baik.Yaitu sikap terhadap pasien,sikap terhadap ilmu pengetahuan itu sendiri dan sikap terhadap teman sejawat.Semesti nya itu semua sudah di tempa selama pendidikan.Tidak heran jika dalam pendidikan kedokteran (terutama spesialis) banyak yg pandai tp sekolah nya bisa lama karena terjegal masalah attitude.Sering sebetul nya karena tidak disengaja,hanya kurang cermat atau kelelahan fisik.Tapi hukuman tetap harus dijalankan.Kalau setelah lulus ada yg sikap nya kurang terpuji,salah nya di mana?apakah institusi pendidikan nya,sistem nya,orang nya atau apa? Dulu dokter Malaysia senang belajar di Indonesia karena buat mereka relatif murah dibanding negara lain,tapi setelah balik ke negara nya mereka dibayar mahal.Berbanding terbalik dg dokter Indonesia,setelah selesai pendidikan yg mahal harus mengabdi di perifer,gaji sering telat,dan sebagai nya.Itu kondisi beberapa tahun silam,saya tidak begitu tahu kondisi sekarang... Wassalam...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "[email protected]" <[email protected]> Date: Fri, 12 Jun 2009 14:12:33 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Dokter operasi Masalahnya bukan mutu pengetahuan atau ilmunya tetapi mutu kemampuan dan sikap memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi kepada keselamatan pasien. Bukan orientasi keuntungan atau income pribadi. Tanyakan pada dokter-dokter Indonesia yang berobat ke Malaysia atau Singapura. Dulu Malaysia belajar ke kita tetapi sekarang kita juga belajar ke mereka. KM
