Bung Yusri,
 
Kesalahan yang paling umum dilakukan oleh Dokter Bedah di Indonesia adalah 
"memberi hadiah" gunting, perban, penjepit dan sebagainya dalam perut pasien.
Setelah sekian tahun kemudian baru ketahuan kalau banyak barang yang tertinggal 
dalam perut pasien setelah pasiennya mengeluh perutnya ada yang gak beres dan 
dari hasil rontgen terlihat ada benda asing di dalam tubuhnya.
Anak buah saya dalam perutnya tertinggal perban dan penjepit saat operasi usus 
buntu. Hal tersebut baru ketahuan sekitar 10 tahun kemudian setelah dia 
mengeluh sakit dan dari hasil rontgen ada benda asing dalam perutnya.
 
Kalau mau komplain gimana caranya karena operasi Usus Buntunya di daerah 
terpencil di wilayah Indonesia Timur. Jauh banget.
Dengan adanya rekaman proses operasi, maka akan terlihat apakah masih ada benda 
peralatan operasi yang tertinggal dalam perut pasien.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo

--- Pada Rab, 10/6/09, - Yusri - <[email protected]> menulis:


Dari: - Yusri - <[email protected]>
Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Dokter operasi
Kepada: [email protected]
Tanggal: Rabu, 10 Juni, 2009, 12:31 AM


Saya salut dengan system salah satu RS di Singapure.
Tindakan operasi yg dilakukan pada seorang pasien diabadikan kedalam satu 
keping DVD dan saat pasien keluar dari RS, 1 copy diberikan pada si pasien.
Kawan saya melakukan operasi kista di RS tsb. Dan saya sudah melihatnya.
Artinya....dokter2 di Singapure berani bertanggung jawab terhadap semua 
tindakan yg sudah dilakukan atas keyakinan kebenaran kepada pasiennya.  Benar 
dalam menegakkan diagnosa dan benar dalam melakukan terapi.

Karena bisa saja DVD itu menjadi bumerang bagi si dokter, apabila dia salah 
mendiagnosa apalagi salah men terapi. Krn bisa dijadikan alat bukti oleh si 
pasien jika terjadi hal2 yg diluar dugaan dibelakang hari.


Regards,
YUSRI
email: [email protected]

Sent from my BlackBerry® wireless device

Kirim email ke