On Mon, Jun 19, 2006 at 08:56:41PM +0700, fade2blac wrote:
> Hehe jangan gitu, meskipun freerider, ESR tetap berjasa memperkenalkan
> opensource yang konon membuat netscape merilis mozilla, dan banyak
> usaha lain melirik 'lapangan' ini.
dia malah bukan freeloader. ini kebalik :-) kebanyakan justru memanfaatkan
untuk mendapatkan/menggunakan/pengembangan perangkat lunak dengan biaya
murah. contonya banyak. sebenarnya esr ini juga ikut mendirikan freesoftware
bersama rms waktu masih rukun. jangan salah.
> Kalau free software disejajarkan dengan opensource itu bukannya malah
> betul? Karena sebagai gerakan keduanya memiliki parameter yang
> mirip-mirip:
> - Sama-sama punya definisi lisensi
> - Sebagai gerakan, sama-sama punya lembaga (foundation)
> - Sama-sama punya ikon (RMS vs ESR) :-)
tidak. freesoftware bersifat compulsory, kalau opensource (kebanyakan)
voluntary. ketersediaan source tidak cukup. sebenarnya opensource itu
'tidak ada', yang ada kan sebenarnya memudahkan orang untuk melafalkan
saja paguyupan dari lisensi-lisensi itu.
> Btw ini juga ada masalah lagi. Kalau 100% GPL, apakah sudah siap? Apache
> nggak GPL lho :-P PHP juga bukan GPL :-)
promosi (promoting) perangkat lunak dengan lisensi/visi tertentu, tidak
otomatis menjadi anti thd produk/lisensi lain. ini penting, soalnya
resistensi orang melakukan migrasi ke linux seringkali disertai tuduhan
bahwa kelompok (pengguna) linux tak lain dan tak bukan adalah sekedar
'kelompok sakit hati microsoft'. coba simak bagaimana sindiran-sindiran
dari kelompok pecinta BSD misalnya.
tapi biasanya, tipikal orang Indonesia (sorry) kan pakai jurus menggabungkan
segala kekuatan dari seluruh penjuru dunia, im dan yang; tanah, air dan api,
untuk mencapai satu tujuan. yaitu menjaga keutuhan UUD (ujung-ujungnya duit),
nah itu baru namanya freeloader. jadi tidak heran kalau kebanyakan lebih
menyenangi opensource ketimbang freesoftware, karena opensource lebih
seperti angin (bisa jadi next avatar) he..he..
satu hal yang jelas, tatanan bisnis (monopoli/kapitalisme) perangkat lunak,
hanya bisa dilawan dengan freesoftware, bukan opensource. boleh percaya
boleh tidak.
kalau ada yang berminat, silakan baca-baca di sini kalau pas lagi kurang
kerjaan :-)
http://www.gnu.org/philosophy/
Salam,
P.Y. Adi Prasaja
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis