Pak Haji, anda masih bisa belajar dengan cara seksama dan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Saya sendiri SUDAH menemukan di semua kebudayaan bahwa yang namanya agama itu BUATAN MANUSIA, dibuatnya oleh manusia biasa2 saja seperti anda dan saya. Kalau anda tidak bisa menemukan juga, berarti mata (fisik) dan mata (batin) anda sudah terbutakan oleh diri anda sendiri. Anda bilang agama itu dari Allah, pedahal Allah itu cuma KONSEP yang diciptakan oleh pikiran manusia sendiri yang bilang bahwa Allah berbicara. Yang berbicara adalah manusianya itu sendiri, tetapi mengatas-namakan Allah. Contoh yang paling umum: Ucapan Basmallah itu berarti anda berucap ATAS NAMA Allah. Ketika anda menulis, anda mengucap "Bismillah...", dan artinya anda menulis atas nama Allah, seolah-olah Allah sendiri yang menulis, sehingga anda itu TAKABUR dan benar2 merasa diri sebagai Allah. Pedahal anda itu CUMA mengucap atas nama Allah. Allah itu sendiri tidak perduli anda akan menulis apa. Allah itu cuma UCAPAN SAJA, dan adanya cuma di bibir anda saja. Kalau tentang KONSEP ALLAH, adanya cuma ada di dalam alam pikiran anda sendiri saja. So,... anda mau bilang Allah begini atau begitu tidak akan menjadi masalah karena Allah itu konsep belaka yang adanya di dalam pikiran anda saja. Lalu, dengan Allah sebagai AKTOR UTAMA, anda bisa MEMBUAT AGAMA. Gunakan saja imajinasi anda seperti telah anda gunakan dengan cukup baik sampai saat ini. Dan exactly, seperti itulah caranya agama terbentuk. Di-imajinasikan oleh manusia2 seperti anda. Seperti saya juga. Seperti manusia2 yang lain juga. Dengan kata lain, dibuat oleh manusia2 biasa saja, tidak ada bedanya dengan anda dan saya. Anda BISA berbicara / menulis apapun dan bilang bahwa Allah bilang begini atau begitu. Itu bisa saja. Dan seperti itulah yang saya bilang IMAJINASI. Anda sendiri telah FASIH mempraktekkannya selama bertahun-tahun sampai saat ini. Walaupun anda tidak mau mengakuinya, semua orang bisa melihat dengan jelas. Terakhir: Kalau anda MAU melepaskan segala ayat2 itu, anda itu tetap akan hidup sebagai manusia biasa2 saja dan akan mati sebagai manusia biasa2 saja. Surga dan Neraka itu cuma KONSEP saja yang gunanya untuk mengontrol pikiran manusia. Pikiran anda sudah BISA terkontrol oleh segala konsep yang asalnya dari Arab itu, dan itu BUKTI dari saya bahwa agama2 merupakan CIPTAAN MANUSIA. Anda itu salah satu korbannya yang BISA terkontrol sehingga tidak bisa melihat dengan mata jernih. Agama2 itu BUATAN MANUSIA saja, Pak Haji. Anda bisa bilang bahwa Kristen, Hindu, Buddha, dan agama2 lainnya merupakan buatan manusia, tetapi anda bilang bahwa Islam bukan buatan manusia. Yang anda perlukan cuma SATU LANGKAH LAGI. Anda cukup mengakui bahwa Islam itu JUGA buatan manusia. Dan dibuat oleh manusia untuk mengontrol manusia2 lainnya, bukan demi pahala di "Surga", melainkan demi kedudukan dan sumbangan di dunia ini saja. Demi jabatan dan tebalnya kantong para ulama itu. Buktinya tidak terhitung, anda sendiri SUDAH TAHU. Leo
--- In [email protected], "H. M. Nur Abdurrahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Leo wrote: > Saya sendiri yakin semua agama2 itu BUATAN manusia saja, isinya fantasi atau > imajinasi saja, yang gunanya untuk mengontrol pikiran manusia agar gampang > disetir oleh para ulama (dan juga penguasa). So, yang namanya "Allah" itu > merupakan produk imajinasi manusia. "Setan" juga produk imajinasi manusia. > Surga dan Neraka juga produk imajinasi manusia. > ===================== > HMNA: > Yang ditulis Leo itu cuma imajinasi, wishful thinkingnya Leo saja. He, Leo > mana buktinya ? Hayo buktikan secara obyektif itu bukan imajinasi ! Agama > Islam referensnya dari divine authorship. Kau punyalah omong-kosong besar di > milis ini yang hasil ilusi, karena tidak bisa ditunjukkan secara faktual. > Orang lain tidak dapat menyaksikan apa yang Leo omong-kosongkan itu. Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

