>      >      
> mi_84213 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>   Ketika saya memperoleh kabar dimutasi ke KPPN Pangkalan Bun, tanggapan
> saya biasa saja. Soalnya sudah pernah mengalami penempatan pertama di
> luar Jawa. Cuma masalahnya saya nggak tahu Pangkalan Bun itu di mana?
> Setelah browsing di internet akhirnya dapet juga info tentang
> Pangkalan Bun. Ternyata Pangkalan Bun adalah ibu kota Kabupaten
> Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Sebelumnya saya kira Pangkalan
> Bun itu ada di Sumatra, karena ketika kabar mutasi sudah santer, saya
> berharap kalau kena mutasi ya ke Sumatra. Tapi Allah SWT berkendak
> lain, sehingga saya terdampar di Kalimantan Tengah. Saya asli Jawa
> Tengah, lulus prodip ditempatkan pertama kali di Sulawesi Tengah
> (Palu). Kayaknya dapetnya yang tengah2 terus. Memang kalau ditengah
> kesannya enak. Inget kuliah, kalau absen kita pas di tengah tentu
> dapat giliran pertengahan juga. Nggak bakalan giliran pertama.
> 
> Oke, kembali ke Pangkalan Bun. Ada apa di Pangkalan Bun? Pakai apa
> kita Pangkalan Bun? Kota macam apakah pangkalan Bun? dan sederet
> pertanyaan akan muncul ketika informasi belum kita dapatkan. Awalnya
> saya hanya dapatkan info kalau ke Pangkalan Bun Bisa langsung lewat
> Semarang. Karena letaknya di peta memang di atas Semarang serong
> dikit. Bisa naik kapal atau pesawat. Kalau naik pesawat harga tiket
> lumayan mahal. Sekitar 700 ribu. Maskapai ada dua satu Deraya Air
> Service (DAS) sering diplesetkan Danger Air Service yang ini muatnya
> 30 org. Satu lagi KAL Star, muat 50 org. Psw masih pake baling2. Untuk
> kapal laut ada banyak cuma waktu itu saya nggak kepikiran nail kapal.
> 
> Setelah dipikir2, ditimbang2, akhirnya nggak jadi berangkat lewat
> semarang. Lewat Jakarta saja transit Palangka Raya. Walaupun ini masih
> buta juga infonya. Soalnya setelah sampai Palangka Raya mau naik apa
> ke Pangkalan Bun juga nggak tahu. AKhirnya saya putuskan berangkat
> hari Rabu tgl 20 Sept 2006 setelah dapet temen yg sama2 mutasi ke
> Pangkalan Bun. Tapi temen yg sati ini nggak lama di P Bun, karena
> sudah berhasil pindah ke Biro Humas depkeu. Sampai di Palangka Raya
> kami mapir dulu ke kanwil. Di sini kami dapet info untuk ke Pangkalan
> Bun bisa naik Bus. Jalan lumayan bagus. Ada beberapa yang rusak. Tapi
> secara umum perjalanan lancar, soalnya bisa tidur pulas. Sampai di
> Pangkalan Bun Jam 3. lama perjalanan10 jam.
> 
> Setelah sekian lama di Pangkalan Bun, informasi soal transportasi
> makin lengkap. Ada beberapa alternatif rute untuk ke Pangkalan Bun.
> 
> Kalau via Jakarta transit Palangka raya, ada Batavia dan Sriwijaya
> yang tiap hari ada jadwalnya. Trus Palangka-Pangkalan Bun Bisa naik
> Bus. Ada beberapa armada, PO Yesoe AC dan non AC ukuran Bus standar
> spt di Jawa. Ada PO Candi Agung, tapi yg ini nggak ada AC nya,
> Kemudian PO Logos, sekarang sudah ada AC nya. Lama Perjalanan rata2 10
> jam. Kecuali kalau ada musibah jalan rusak parah atau jembatan putus,
> bisa 24 jam. Terpakasa Nginap di hutan. Nggak ada warung. Jadi
> perbekalan harus ada.
> Kalau via Semarang ada dua alternatif Lewat udara atau laut. Yang
> lewat udara sudah saya ceritakan di depan. Cuma masih ketinggalan satu
> lagi. Bisa juga ikutan pesawat TNI AU. Tapi yg ini jadwalnya sebulan
> dua kali. Pekan Pertama dan ketiga. Kalau yang ini bisa naik dari
> Halim, atau Adi Sucipto Yogya atau Adi Sumamarmo Solo. Untuk jelasnya
> kalao mau naik ini kontak dulu Pangkalan TNI AU. Ongkosnya lebih
> murah. Cuma tempat duduknya tdk senyaman maskapai swasta. Duduk
> berhadap2 an kayak angkot. Tapi jangan kawatir ada sabuk pengamannya.
> Kalau dari Halim-Pangkalan bun atau sebaliknya ongkos 610 ribu. Tapi
> kalau lewat kru pesawat bisa lebih murah lagi. Kemarin ketika ngajak
> istri ke P Bun ongkos per org 400 ribu saja. 
> 
> Kalau lewat laut ada beberapa alternatif. Ada kapal Pelni dan kapal
> swasta. Kapal pelni ada dua; Binaiya dan Egon. Untuk Binaiya lama
> perjalanan 20 jam, untuk Egon (kapal cepat) bisa 16-18 jam tergantung
> maunya Nahkoda. Untuk kenyamanan, ya seperti itulah kualitas Pelni.
> Kapal Swasta ada dua armada. KM Dharma Kencana dan KM Senopati. Tapi
> untuk yg terakhir sudah dicabut ijinnya karena ada yang tenggelam
> beberapa waktu yg lalu. Jenis kapalnya RoRo, ukuran lebih kecil,
> jalannya juga lebih lambat sekitar 24-27 jam. Kalau ombak lagi besar
> sebaiknya jangan naik yang ini. Bisa Mabok...
> 
> Bisa juga lewat Surabaya dengan kapal yang sama seperti halnya dari
> Semarang. Untuk tarif tergantung kelas, antara 100 rb sampai 400 an
ribu.
> 
> demikian, sekedar informasi. Barangkali ada yang mau main. ATau suatu
> saat nanti di pindah ke sini bisa bermanfaat.
> 
> 
> 
> 
Ass. 
Buat saudaraku mas irsyad, uniknya juga info nya ttg keadaaan
Pangkalan Bun (PB),maaf, gak sempet ke rumah waktu pindahan, taunya
pas udah berangkat. Ada dua tempat yang pengen saya datangi (kalo dpt
 dl kesana) , satunya di tanjung pinang(kusmayadi),satunya PB.
Mudah2 an yang terbaik buat kita semua,dan akan optimal 'berkarya'bila
 didaerah... insyaallah. salam bukan kawan2 di PB


azhar
> 
> 
> 
> Yahoo! Groups Links
> 
> 
> 
> 
> 
>        
> ---------------------------------
> Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your story.
>  Play Sims Stories at Yahoo! Games. 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>


Kirim email ke